Pak, kalau bikin style di PA500 tempo akan otomatis mengikuti setting performance terakhir yang bapak pakai. Jika performance saat bapak bikin style tersetting 120, maka style yang bapak bikin otomatis temponya 120. Cara agar temponya sesuai dengan yang Bapak inginkan, maka ketika save style, jangan lupa juga write performance dengan tempo yang bapak inginkan. Saya bilang, memang agak ribet edit style di Korg. Saya dulu juga mengalami ketika baru pegang Korg. Tetapi jika sudah tahu, akan terbiasa. Soal drum, memang tidak mudah mengisi track drum sendiri secara manual. Tetapi saya punya cara dengan mengisi drum patern atau mencomot track drum dari style yang sudah jadi. Bapak mau bikin style model apapun, ketukan drum ya tetap seperti itu-itu saja, tinggal kita gabungkan satu dengan yang lain, jadi deh.
--- In [email protected], "ipgd_bali" <ipgd_b...@...> wrote: > > Dear all, > berhubung keyboard saya yang baru bisa bikin style sendiri, > saya mau coba bikin style sendiri. > > Adapun kendala pertama yang saya hadapi ketika live recording ialah : > tempo yang tidak tepat, > Ini solusinya gimana yach, > Kalau menggunakan Quantize rasanya agak kaku. > Tapi kalau ketukan di quantizenya dipilih terlalu kecil jadinya sama saja. > Kalau menggunakan Event Edit agak binun juga, > apa ini kelemahannya keyboard saya, yang nggak bisa edit style > pake score (notasi not balok) yach ? > > Adapun background saya hanya fasih memainkan note 1/16 ketuk. > Nah pada beberapa track, (drum biasanya lebih sering), sepertinya > banyak sekali yang lebih kecil dari 1/16 ketuk. > Seperti Iringan Piano pada style Pop Indonesia : > Cring ,,,, Cring , Cring,Cring , Cring ,, Cring ,,,, Cring > Saya bisa sih memainkannya langsung di keyboard tapi temponya "goyang" > > Bagaimana mensiasatinya yach. > Apakah saya harus memperdalam lagi sampai 1/32, tuplet dll dll. > > mohon tips & triknya >
