Ada kalanya kita memainkan lagu dengan aransemen kita sendiri. Di sini
maksudnya bukan mengepas-ngepasin style yang ada untuk lagu tersebut,
melainkan kita tampilkan kembali lagu itu dengan taste dan nuansa lain.

Sepanjang itu bagus, dan audiens bisa menerima, boleh-boleh saja.
Tetapi umumnya ortung lebih suka menampilkan lagu dengan aransemen
aslinya. Tujuannya agar audiens cepat mengenali lagu tersebut, apalagi
jika sedang ngetop.

Konsekuensinya tentu harus punya style dedicated untuk lagu tertentu.
Setiap lagu dibuatkan khusus satu style. Bisa dibayangkan, setiap saat
pemain ortung harus menambah koleksi stylenya seiring dengan
penambahan lagu-lagu baru.

Di sini saya tidak berpretensi menolak atau mendukung ortung yang
demikian. Saya sendiri terkadang menampilkan lagu apa adanya,
terkadang pula saya tampilkan dengan taste yang lain. Bagi saya semua
itu sah-sah saja.


--- In [email protected], "VW music"
<vw_mu...@...> wrote:
>
> Suatu saat, bs saja kita2 ini diundang ke resepsi pernikahan yg
> kebetulan ada ortung nya atau suatu saat pas lagi jalan entah ke mall
> atau kemana gitu dan ketemu ortung, saya jamin kita2 ini akan sejenak
> berhenti dan memperhatikan musik ortungnya... Maklum, namanya jg kita2
> ini pemerhati ortung atau at least bs main keyb, pasti deh akan
> memberi perhatian terhadap musik ortung yg sedang berbunyi tsb. Atau
> jangan2 dari kita2 ini pemerhati dan bs main keyb tdk ada yg tertarik
> saat ada ortung hehehe....rasanya pasti tertarik khan, ingin tahu
> gimana msuiknya, gimana pemainnya dst.
> 
> Nah, kalau kita perhatikan si pemain memainkan musiknya dgn mengiringi
> penyanyi dan kita tahu style yg digunakan adalah style standart atau
> style yg mirip2, pasti dlm hati kita bilang, 'gua jg bisa lah model
> begitu', sebaliknya kalau kita perhatikan si pemain memainkan musik yg
> aransemen nya mirip lagu aslinya, saya jamin, kita akan bergumam, 'wah
> hebat nih, bs mirip'.
> Intinya, kalau hanya mengandalkan style standart atau yg mirip2, rata2
> yg bs main keyb pasti bs melakukannya, sebaliknya kalau style yg
> digunakan punya aransemen yg mirip dgn lagu aslinya, tdk semua pemain
> keyb bs melakukannya.
> 
> Disini saya katakan 'memainkan' maksudnya bukan pakai song yah...
> maklum banyak ortung yg mengandalkan song supaya aransemennya bs mirip
> seperti lagu aslinya.
> 
> 
> TIA,
> P. Tjandra.
> Jkt.
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], Hans Audiophiles
> <hans_audiophile@> wrote:
> >
> > Kita buat ilustrasi, dalam satu penampilan ortung, bermain 5 jam
> sudah termasuk lama. Ada penyanyi yang dibawa, ada penyumbang dari
> yang punya hajat sampai penonton. Dijaminkah, bahwa seluruh lagu
> akan menggunakan style buatan dari lagu aslinya? Pasti rata-rata
> jawabannya tidak. Berarti, lagu lainnya akan sangat mengandalkan style
> yang bukan dari lagu aslinya. Bisa style dari bawaan keyboard itu
> sendiri atau style buatan yang beatnya atau iramanya mendekati lagu
> tersebut.
>


Kirim email ke