Style mirip lagu aslinya (dedicated) menurut saya banyak keuntungannya: Pertama, hampir ada jaminan bahwa musik yang disajikan akan bisa diterima oleh pendengar, apalagi oleh si penyanyi penyumbang apalagi, karena memang mereka biasanya sudah pernah mendengarnya, paling tidak pasti terdengar tidak aneh. Yang kurang menerima, prosentasinya pasti tidak banyak. Kedua, ada kesan bahwa si pemain telah siap dengan sebaik baiknya, paling tidak membuat style, merangkai, atau memadukan style dari berbagai style (ini sangat mungkin), dan pasti sudah akrab dengan style tsb Ketiga, membantu kita untuk mengingat, khususnya bagian intro, karena maklum, kita manusia, ada sifat lupa, apalagi kalau sudah di atas panggung, yang hadir orang orang terpandang dst. Intro ini akan sangat membantu penyanyi penyumbang untuk mengetahui kapan harus mulai.
Soal lagu pop di koplokan, atau di congdutkan, bisa bisa saja. Ya kita siapkan lagu pop yang di koplokan dengan intro dan kalau bisa intersectionnya mirip juga. Disini peran perakit style menjadi sangat penting, puentingggg !!!!! sekali, dan banyak pakar disini (mudah mudahan merelakan untuk di sharing ho ho ho......... gak enak buntutnya maaf) Kekurangannya ? ada ! Antara lain diperlukan koleksi style yang banyak dengan konsekuensi perlu manajemen file yang baik Namun demikian, untuk KB tertentu, (E50, 60, 80 misalnya ) hal tersebut sama sekali tidak masalah, berapun jumlah stylenya, asal kita konsisten dan terstruktur dalam menamai judul lagu. dan itu bisa disiapkan di rumah. Salam ________________________________ From: tutug <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, January 27, 2009 16:37:48 Subject: Re: Bls: Bls: Bls: [KeybOrg Style-File] Kbd Arranger vs Synth Ada kalanya kita memainkan lagu dengan aransemen kita sendiri. Di sini maksudnya bukan mengepas-ngepasin style yang ada untuk lagu tersebut, melainkan kita tampilkan kembali lagu itu dengan taste dan nuansa lain. Sepanjang itu bagus, dan audiens bisa menerima, boleh-boleh saja. Tetapi umumnya ortung lebih suka menampilkan lagu dengan aransemen aslinya. Tujuannya agar audiens cepat mengenali lagu tersebut, apalagi jika sedang ngetop. Konsekuensinya tentu harus punya style dedicated untuk lagu tertentu. Setiap lagu dibuatkan khusus satu style. Bisa dibayangkan, setiap saat pemain ortung harus menambah koleksi stylenya seiring dengan penambahan lagu-lagu baru. Di sini saya tidak berpretensi menolak atau mendukung ortung yang demikian. Saya sendiri terkadang menampilkan lagu apa adanya, terkadang pula saya tampilkan dengan taste yang lain. Bagi saya semua itu sah-sah saja. --- In Keyboard_Organ_ Style-File@ yahoogroups. com, "VW music" <vw_mu...@.. .> wrote: > > Suatu saat, bs saja kita2 ini diundang ke resepsi pernikahan yg > kebetulan ada ortung nya atau suatu saat pas lagi jalan entah ke mall > atau kemana gitu dan ketemu ortung, saya jamin kita2 ini akan sejenak > berhenti dan memperhatikan musik ortungnya... Maklum, namanya jg kita2 > ini pemerhati ortung atau at least bs main keyb, pasti deh akan > memberi perhatian terhadap musik ortung yg sedang berbunyi tsb. Atau > jangan2 dari kita2 ini pemerhati dan bs main keyb tdk ada yg tertarik > saat ada ortung hehehe....rasanya pasti tertarik khan, ingin tahu > gimana msuiknya, gimana pemainnya dst. > > Nah, kalau kita perhatikan si pemain memainkan musiknya dgn mengiringi > penyanyi dan kita tahu style yg digunakan adalah style standart atau > style yg mirip2, pasti dlm hati kita bilang, 'gua jg bisa lah model > begitu', sebaliknya kalau kita perhatikan si pemain memainkan musik yg > aransemen nya mirip lagu aslinya, saya jamin, kita akan bergumam, 'wah > hebat nih, bs mirip'. > Intinya, kalau hanya mengandalkan style standart atau yg mirip2, rata2 > yg bs main keyb pasti bs melakukannya, sebaliknya kalau style yg > digunakan punya aransemen yg mirip dgn lagu aslinya, tdk semua pemain > keyb bs melakukannya. > > Disini saya katakan 'memainkan' maksudnya bukan pakai song yah... > maklum banyak ortung yg mengandalkan song supaya aransemennya bs mirip > seperti lagu aslinya. > > > TIA, > P. Tjandra. > Jkt. > > > > > > --- In Keyboard_Organ_ Style-File@ yahoogroups. com, Hans Audiophiles > <hans_audiophile@ > wrote: > > > > Kita buat ilustrasi, dalam satu penampilan ortung, bermain 5 jam > sudah termasuk lama. Ada penyanyi yang dibawa, ada penyumbang dari > yang punya hajat sampai penonton. Dijaminkah, bahwa seluruh lagu > akan menggunakan style buatan dari lagu aslinya? Pasti rata-rata > jawabannya tidak. Berarti, lagu lainnya akan sangat mengandalkan style > yang bukan dari lagu aslinya. Bisa style dari bawaan keyboard itu > sendiri atau style buatan yang beatnya atau iramanya mendekati lagu > tersebut. > Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
