Apan eta aya parentah tableg, Kang Jalak. Kumaha tah? 2011/12/30 <[email protected]>
> Nya tos we masing2 ngabina jamaahna masing2, intensifikasi ulah > ekstensifikasi. Pami bade ekstensifikasi mah ka amerika, rusia, china, > korut. > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: Gunawan Yusuf <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Fri, 30 Dec 2011 09:01:15 > To: kisunda<[email protected]>; WongBanten< > [email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [kisunda] Pesantren Warga Syiah di Madura Dibakar Massa > > Pesantren Warga Syiah di Madura Dibakar Massa > > VIVAnews - Sejumlah warga membakar pesantren Misbahul Huda milik warga > Syiah di dusun Nangkernang, Sampang, Madura sekitar pukul 09.15 WIB > pagi tadi. Tidak hanya pesantren, tiga rumah milik warga Syiah juga > dibakar. > > Iklil Al Milal, warga Syiah di Nangkernang menyayangkan sikap aparat > keamanan yang tidak bisa mengantisipasi aksi brutal massa. > > "Kami sudah memberitahukan bahwa ada rencana pembakaran. Tapi setelah > rata dengan tanah, petugas baru datang. Polisi sudah tahu akan ada > pembakaran, karena saya sudah lapor," tuturnya kepada VIVAnews.com, > Kamis 29 Desember 2011. > > Bahkan saat ini, sekelompok warga yang mengatasnamakan kelompok Sunni > itu masih beringas untuk membakar rumah warga Syiah di dusun itu. > Termasuk rumah milik Milal. > > Untuk menghindari amuk massa, beberapa warga Syiah, kata Milal sudah > mengungsi ke tempat lain. "Saya dan keluarga sudah tidak di rumah," > katanya. > > Milal menuturkan, keberadaan warga Syiah di dusun Nangkernang sudah > sejak tahun 1980-an. Namun, beribadah secara terang-terangan baru > berlangsung pada 2004 lalu. > > "Sejak saat itu tidak ada masalah dengan warga. Tapi sejak banyak > tokoh-tokoh agama muncul dan memprovokasi, tahun 2006 mulai ada > penyerangan terhadap kami," ungkapnya. > > Kemudian, pada 2009, Syiah di dusun itu bukan aliran sesat oleh > Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sampang. "Karena 2009 sudah ada > pertemuan di Sampang. Hadir MUI Sampang, Kapolsek dan Danramil juga > ada. Dan waktu itu Syiah dinyatakan memang bukan aliran sesat, karena > tidak ada penyimpangan," tuturnya. > > Perlindungan terhadap warga Syiah pun sudah dijamin oleh MUI dan pihak > keamanan. Namun, warga setempat justru semakin keras menentang > keberadaan Syiah di dusunnya. Bahkan, kata Milal, aksi mereka semakin > brutal. > > Walau begitu, Milal menekankan kepada ratusan warga Syiah di dusun > Nangkernang, Sampang tidak membalas aksi brutal mereka. > > "Kita hidup di negara ini harus patuh terhadap hukum negara ini," katanya. > (umi) > • VIVAnews > > > ------------------------------------ > > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------------------ > > Yahoo! Groups Links > > > >
