Oala mbak/mas the (D')Laudza...
Itu namanya 'keterbatasan' manusia...manusia itu
yo..ada batas powernya, gitu lho! Manusia itu bukan
dewa (d kecil). Dalam rumusan Multatuli "tugas 
manusia adalah menjadi Manusia, tidak menjadi dewa dan
juga tidak menjadi setan". Ungkapan ini juga sering
dikutip oleh Pram.

Seperti musik kalau disuruh nada tinggi terus ya gak
enak di telinga, harus sesuai rentak iramanya. Ombak
juga demikian dia akan bergelombang naik turun. 

Lha Manusia juga gitu ikut putaran roda sikon (zaman).
Ada regenerasi. regenerasi itu bukan pada kepemimpinan
aja, bisa juga pada pola pikir, fashion dll. Kalau GD
sudah termasuk generasi turath he he senior
maksudnya.. sudah saatnya ada generasi baru dengan
pola pikir yang baru dan tentu berbeda. Jadi pantaslah
jika spirit pergerakan/perjuangan GD itu sudah (mulai)
redup..dan itu manusiawi...dan gak usah diperbesar
karena hal yang wajar.

Mas/mbak the Laudza, 
bisa ngga dicontohkan NGO mana yang anda katakan sudah
mengalami krisis identitas dan kehilangan wahyu
harakahnya. Saya ingin tahu...he..he

Tengkyu,
Salam
Fath 

--- D'Laudza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> GD ya tetap GD, pernah jadi presiden beberapa bulan
> (maaf bukan bulan-bulanan), juga pernah jadi rektor
> di salah satu PT di jombang seumur jagung, kayaknya
> tokoh yang satu ini telah mengalami krisis
> relevansi, karena dengan tumbangnya Orba, sebenarnya
> juga berimbas pada meredupnya ruh pergerakan GD. so
> GD ya sekarang biasa2 aja, dia sudah kehilangan
> wahyu pergerakan hehe.. walau kalangan awam masih
> mengkultus ini dan itu..
>    
>   kalau dulu GD begitu asyik mimpin NU, sekali lagi
> karena Orba yang hegemonik itu, sekarang bukan lagi
> penguasa yang hegemonik tapi bencana alam haha.. dan
> pemerintah kalang-kabut nanganin itu semua, jadi
> sudah 180 derajat terbalik total -:) -:)) dan ini
> tidak hanya dialami oleh seorang GD  tapi juga NGO2
> mengalami krisis identitas dan kehilangan wahyu
> harakahnya.. dan mungkin anda akan ketawa
> terpingkal2 kalau melihat fenomena ini secara
> telanjang..
>    
>   
> "Fathonah K. Daud" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Memang iya...mengenai pengulangan materi,
> itu hal yang
> manusiawi. Bukan hanya GD, hal itu bisa aja terjadi
> pada siapapun atau top figur manapun dan dimanapun.
> Makanya kadang2 kita suka bosan apabila sering
> mendengarkan ceramah dari satu orang itu2 aja. ya,
> itulah namanya keterbatasan manusia. 
> 
> Tetapi bagaimanapun masih aja ada menariknya dari GD
> ini. Karena kalau tidak memiliki daya tarik atau
> tidak
> memiliki sesuatu yang tersenditi tentu GD tidak
> menjadi pembicaraan terus di sini atau media
> manapun.
> Bahkan hampir tiap hari...
> 
> Uniknya, banyak orang yang sangat2 membenci GD
> karena
> beberapa alasan. Tetapi di tempat yang sama juga tak
> kalah banyaknya orang yang menyayanginya dengan
> mati2an belain GD. Inilah yang menarik...Seorang GD
> yang dibenci dan disayangi
> 
> Salam,
> Fath
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke