Penting dalam wacana HTI.  Dalam sejarah Nusantara, jurang jelas. Dan tentang 
gelar Sultan Yogyakarta "Kailfutallah" ????
________________________________________
From: [email protected] [[email protected]] On Behalf Of Abdul 
GhOfuR [[email protected]]
Sent: Tuesday, September 22, 2009 11:51 AM
To: [email protected]
Subject: [kmnu2000] HTI: Dokumen Penting Hubungan Nusantara dengan Khilafah

http://hizbut-tahrir.or.id/2009/09/21/dokumen-penting-hubungan-nusantara-dengan-khilafah/
Dokumen Penting Hubungan Nusantara dengan Khilafah
Sejarah Islam Nusantara saat ini sangat susah mendapatkan bukti otentik
bahwa benar adanya bahwa Nusantara adalah wilayah ke Khalifahan Islam.
Sangat susah menemukan buku-buku sejarah mengungkap hal ini seolah-olah
sengaja menghilangkan fakta ini. Tapi sejarah yang benar pasti akan
terungkap. Berikut bukti otentik yang dapat membuktikan hal tersebut. Bukti
ini berupa surat resmi dari sultan Aceh Alauddin Mahmud Syah kepada Khalifah
Abdul Aziz dari ke-khalifahan Turki Usmani, berikut isi suratnya;


“Sesuai dengan ketentuan adat istiadat kesultanan Aceh yang kami miliki
dengan batas-batasnya yang dikenal dan sudah dipunyai oleh moyang kami sejak
zaman dahulu serta sudah mewarisi singgasana dari ayah kepada anak dalam
keadaan merdeka. Sesudah itu kami diharuskan memperoleh perlindungan Sultan
Salim si penakluk dan tunduk kepada pemerintahan Ottoman dan sejak itu kami
tetap berada di bawah pemerintahan Yang Mulia dan selalu bernaung di bawah
bantuan kemuliaan Yang Mulia almarhum sultan Abdul Majid penguasa kita yang
agung, sudah menganugerahkan kepada almarhum moyang kami sultan Alaudddin
Mansursyah titah yang agung berisi perintah kekuasaan.


Kami juga mengakui bahwa penguasa Turki yang Agung merupakan penguasa dari
semua penguasa Islam dan Turki merupakan penguasa tunggal dan tertinggi bagi
bangsa-bangsa yang beragama Islam. Selain kepada Allah SWT, penguasa Turki
adalah tempat kami menaruh kepercayaan dan hanya Yang Mulialah penolong
kami. Hanya kepada Yang Mulia dan kerajaan Yang Mulialah kami meminta
pertolongan rahmat Ilahi, Turkilah tongkat lambang kekuasaan kemenangan
Islam untuk hidup kembali dan akhirnya hanya dengan perantaraan Yang
Mulialah terdapat keyakinan hidup kembali di seluruh negeri-negeri tempat
berkembangnya agama Islam. Tambahan pula kepatuhan kami kepada pemerintahan
Ottoman dibuktikan dengan kenyataan, bahwa kami selalu bekerja melaksanakan
perintah Yang Mulia. Bendera negeri kami, Bulan Sabit terus bersinar dan
tidak serupa dengan bendera manapun dalam kekuasaan pemerintahan Ottoman; ia
berkibar melindungi kami di laut dan di darat. Walaupun jarak kita berjauhan
dan terdapat kesukaran perhubungan antara negeri kita namun hati kami tetap
dekat sehingga kami telah menyetujui untuk mengutus seorang utusan khusus
kepada Yang Mulia, yaitu Habib Abdurrahman el Zahir dan kami telah
memberitahukan kepada beliau semua rencana dan keinginan kami untuk
selamanya menjadi warga Yang Mulia, menjadi milik Yang Mulia dan akan
menyampaikan ke seluruh negeri semua peraturan Yang Mulai.


Semoga Yang Mulai dapat mengatur segala sesuatunya sesuai dengan keinginan
Yang Mulia. Selain itu kami berjanji akan menyesuaikan diri dengan keinginan
siapa saja Yang Mulia utus untuk memerintah kami.


Kami memberi kuasa penuh kepada Habib Abdurrahman untuk bertindak untuk dan
atas nama kami.


Yang Mulia dapat bermusyawarah dengan beliau karena kami telah mempercayakan
usaha perlindungan demi kepentingan kita.


Semoga harapan kami itu tercapai. Kami yakin, bahwa Pemerintah Yang Mulia
Sesungguhnya dapat melaksanakannya dan kami sendiri yakin pula,bahwa Yang
Mulia akan selalu bermurah hati”.


Petikan isi surat tersebut dikutip dari Seri Informasi Aceh th.VI No.5
berjudul Surat-surat Lepas Yang Berhubungan Dengan Politik Luar Negeri
Kesultanan Aceh Menjelang Perang Belanda di Aceh diterbitkan oleh Pusat
Dokumentasi Dan Informasi Aceh tahun 1982 berdasarkan buku referensi dari A.
Reid, ”Indonesian Diplomacy a Documentary Study of Atjehnese Foreign Policy
in The Reign of Sultan Mahmud 1870-1874”, JMBRAS, vol.42, Pt.1, No.215, hal
80-81 (Terjemahan : R. Azwad).


Poin-poin penting isi surat diatas sebagai berikut :

  a.. Wilayah Aceh secara resmi menjadi bagian dari ke-Khalifahan Usmani
sejak pemerintahan Sultan Salim (Khalifah Turki Usmani yang sangat ditakuti
dan disegani sehingga digelas ”sang Penakluk” oleh Eropah abad 15 M.
  b.. Pengakuan penguasa semua negeri-negeri kaum Muslimin bahwa Turki
Usmani adalah penguasa tunggal dunia Islam.
  c.. Adanya perlindungan dan bantuan militer dari Turki Usmani terhadap
Aceh di laut dan di darat. Hal ini wajar karena fungsi Khalifah adalah
laksana perisai pelindung ummat di setiap wilayah Islam.
  d.. Hukum yang berlaku di Aceh adalah hukum yang sama dilaksanakan di
Turki Usmani yaitu hukum Islam.

Dari isi surat dapat disimpulkan bahwa kesultanan Aceh di Sumatera adalah
bagian resmi wilayah kekuasaan ke khalifahan Islam Turki Usmani tidak
terbantahkan lagi. Hal sama juga berlaku untuk daerah-daerah lain di
Nusantara dimana kesultanan Islam berdiri.


Janji Allah SWT akan datangnya nubuah berdirinya ke-Khalifahan jilid 2 yang
sesuai dengan manhaj kenabian adalah pasti, dan Nusantara dahulu adalah
bagian resmi ke-Khalifahan Islam maka sudah sewajarnya dan seharusnya kita
ummat Islam di Nusantara menyongsong hal tersebut. Ibarat kita mencari
sesuatu yang hilang dan susah di cari jejaknya, kini sudah terkuak satu demi
satu untuk semakin meyakinkan bahwa dakwah untuk tegaknya syariah dalam
bingkai khilafah adalah suatu kenyataan dan kebenaran mutlak yang harus
diyakini. Sambutlah Khilafah. Sambulah Khilafah.( A. Yusuf Pulungan, ST,
MSc)


__________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature 
database 4445 (20090921) __________

The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.

http://www.eset.com





------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[email protected]
Yahoo! Groups Links





------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke