http://hizbut-tahrir.or.id/2009/09/21/dokumen-penting-hubungan-nusantara-dengan-khilafah/
Dokumen Penting Hubungan Nusantara dengan Khilafah
Sejarah Islam Nusantara saat ini sangat susah mendapatkan bukti otentik 
bahwa benar adanya bahwa Nusantara adalah wilayah ke Khalifahan Islam. 
Sangat susah menemukan buku-buku sejarah mengungkap hal ini seolah-olah 
sengaja menghilangkan fakta ini. Tapi sejarah yang benar pasti akan 
terungkap. Berikut bukti otentik yang dapat membuktikan hal tersebut. Bukti 
ini berupa surat resmi dari sultan Aceh Alauddin Mahmud Syah kepada Khalifah 
Abdul Aziz dari ke-khalifahan Turki Usmani, berikut isi suratnya;


“Sesuai dengan ketentuan adat istiadat kesultanan Aceh yang kami miliki 
dengan batas-batasnya yang dikenal dan sudah dipunyai oleh moyang kami sejak 
zaman dahulu serta sudah mewarisi singgasana dari ayah kepada anak dalam 
keadaan merdeka. Sesudah itu kami diharuskan memperoleh perlindungan Sultan 
Salim si penakluk dan tunduk kepada pemerintahan Ottoman dan sejak itu kami 
tetap berada di bawah pemerintahan Yang Mulia dan selalu bernaung di bawah 
bantuan kemuliaan Yang Mulia almarhum sultan Abdul Majid penguasa kita yang 
agung, sudah menganugerahkan kepada almarhum moyang kami sultan Alaudddin 
Mansursyah titah yang agung berisi perintah kekuasaan.


Kami juga mengakui bahwa penguasa Turki yang Agung merupakan penguasa dari 
semua penguasa Islam dan Turki merupakan penguasa tunggal dan tertinggi bagi 
bangsa-bangsa yang beragama Islam. Selain kepada Allah SWT, penguasa Turki 
adalah tempat kami menaruh kepercayaan dan hanya Yang Mulialah penolong 
kami. Hanya kepada Yang Mulia dan kerajaan Yang Mulialah kami meminta 
pertolongan rahmat Ilahi, Turkilah tongkat lambang kekuasaan kemenangan 
Islam untuk hidup kembali dan akhirnya hanya dengan perantaraan Yang 
Mulialah terdapat keyakinan hidup kembali di seluruh negeri-negeri tempat 
berkembangnya agama Islam. Tambahan pula kepatuhan kami kepada pemerintahan 
Ottoman dibuktikan dengan kenyataan, bahwa kami selalu bekerja melaksanakan 
perintah Yang Mulia. Bendera negeri kami, Bulan Sabit terus bersinar dan 
tidak serupa dengan bendera manapun dalam kekuasaan pemerintahan Ottoman; ia 
berkibar melindungi kami di laut dan di darat. Walaupun jarak kita berjauhan 
dan terdapat kesukaran perhubungan antara negeri kita namun hati kami tetap 
dekat sehingga kami telah menyetujui untuk mengutus seorang utusan khusus 
kepada Yang Mulia, yaitu Habib Abdurrahman el Zahir dan kami telah 
memberitahukan kepada beliau semua rencana dan keinginan kami untuk 
selamanya menjadi warga Yang Mulia, menjadi milik Yang Mulia dan akan 
menyampaikan ke seluruh negeri semua peraturan Yang Mulai.


Semoga Yang Mulai dapat mengatur segala sesuatunya sesuai dengan keinginan 
Yang Mulia. Selain itu kami berjanji akan menyesuaikan diri dengan keinginan 
siapa saja Yang Mulia utus untuk memerintah kami.


Kami memberi kuasa penuh kepada Habib Abdurrahman untuk bertindak untuk dan 
atas nama kami.


Yang Mulia dapat bermusyawarah dengan beliau karena kami telah mempercayakan 
usaha perlindungan demi kepentingan kita.


Semoga harapan kami itu tercapai. Kami yakin, bahwa Pemerintah Yang Mulia 
Sesungguhnya dapat melaksanakannya dan kami sendiri yakin pula,bahwa Yang 
Mulia akan selalu bermurah hati”.


Petikan isi surat tersebut dikutip dari Seri Informasi Aceh th.VI No.5 
berjudul Surat-surat Lepas Yang Berhubungan Dengan Politik Luar Negeri 
Kesultanan Aceh Menjelang Perang Belanda di Aceh diterbitkan oleh Pusat 
Dokumentasi Dan Informasi Aceh tahun 1982 berdasarkan buku referensi dari A. 
Reid, ”Indonesian Diplomacy a Documentary Study of Atjehnese Foreign Policy 
in The Reign of Sultan Mahmud 1870-1874”, JMBRAS, vol.42, Pt.1, No.215, hal 
80-81 (Terjemahan : R. Azwad).


Poin-poin penting isi surat diatas sebagai berikut :

  a.. Wilayah Aceh secara resmi menjadi bagian dari ke-Khalifahan Usmani 
sejak pemerintahan Sultan Salim (Khalifah Turki Usmani yang sangat ditakuti 
dan disegani sehingga digelas ”sang Penakluk” oleh Eropah abad 15 M.
  b.. Pengakuan penguasa semua negeri-negeri kaum Muslimin bahwa Turki 
Usmani adalah penguasa tunggal dunia Islam.
  c.. Adanya perlindungan dan bantuan militer dari Turki Usmani terhadap 
Aceh di laut dan di darat. Hal ini wajar karena fungsi Khalifah adalah 
laksana perisai pelindung ummat di setiap wilayah Islam.
  d.. Hukum yang berlaku di Aceh adalah hukum yang sama dilaksanakan di 
Turki Usmani yaitu hukum Islam.

Dari isi surat dapat disimpulkan bahwa kesultanan Aceh di Sumatera adalah 
bagian resmi wilayah kekuasaan ke khalifahan Islam Turki Usmani tidak 
terbantahkan lagi. Hal sama juga berlaku untuk daerah-daerah lain di 
Nusantara dimana kesultanan Islam berdiri.


Janji Allah SWT akan datangnya nubuah berdirinya ke-Khalifahan jilid 2 yang 
sesuai dengan manhaj kenabian adalah pasti, dan Nusantara dahulu adalah 
bagian resmi ke-Khalifahan Islam maka sudah sewajarnya dan seharusnya kita 
ummat Islam di Nusantara menyongsong hal tersebut. Ibarat kita mencari 
sesuatu yang hilang dan susah di cari jejaknya, kini sudah terkuak satu demi 
satu untuk semakin meyakinkan bahwa dakwah untuk tegaknya syariah dalam 
bingkai khilafah adalah suatu kenyataan dan kebenaran mutlak yang harus 
diyakini. Sambutlah Khilafah. Sambulah Khilafah.( A. Yusuf Pulungan, ST, 
MSc)


__________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature 
database 4445 (20090921) __________

The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.

http://www.eset.com





------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke