Assalamualaikum wrwb. Tiada tuhan kecuali ALLAH Raja di raja di bumi ini. ALLAH yang mengangkat dan menghina pemimpin2 didunia ini.
Kekalahan2 yang diderita oleh Kerjaan Khilafah Turky disebabakan pemerintahan Turky tidak berlaku adil, dan diskriminasi dengan golongan2 non Islam dan firqoh2 islam yg berbeda dengan pemerintah. Oelh karena itu ALLAH tidak memberikan protection dan rahmat bagi kerajaan Turky. Setiap pemerintahan yang tidak ADIL dan berlaku DISKRIMINASI, TERHADAPAT masarakatnya, tungguhlah kejatuhan dan hinaan dari ALLAH. Dan setiap pemerintahan yang ADIL, Liberty, and justice for all, ALLAH akan merahmati dan memberikan kekuatan untuk menang dalam setiap peperangan. Sebagaimana negara Amerika sekarang ini. Sistem pemerintahan Amerika sesuai dgn peraturan2 ALLAH di Al Quran dan Bible yaitu; 1.Liberty and justice for all 2 Non discrimination. 3.religious Freedom, freedom of speaach, traveling, and expression. Terbukti strategy HTI, bertolak belakang dgn 3 aspek diatas itu, artinya strategynya tidak sesuai dgn al quran. Strategy HTI. 1. Diskriminasi dgn umat Non islam. 2. zolim terhadapat Firqoh2 islam yg berbeda dgn HTI. 3. Tidak bersahabat dgn bangsa2 Non islam, terutama dgn Amerika. Wassalam --- In [email protected], "Abdul GhOfuR" <abdulghof...@...> wrote: > > http://hizbut-tahrir.or.id/2009/09/21/dokumen-penting-hubungan-nusantara-dengan-khilafah/ > Dokumen Penting Hubungan Nusantara dengan Khilafah > Sejarah Islam Nusantara saat ini sangat susah mendapatkan bukti otentik > bahwa benar adanya bahwa Nusantara adalah wilayah ke Khalifahan Islam. > Sangat susah menemukan buku-buku sejarah mengungkap hal ini seolah-olah > sengaja menghilangkan fakta ini. Tapi sejarah yang benar pasti akan > terungkap. Berikut bukti otentik yang dapat membuktikan hal tersebut. Bukti > ini berupa surat resmi dari sultan Aceh Alauddin Mahmud Syah kepada Khalifah > Abdul Aziz dari ke-khalifahan Turki Usmani, berikut isi suratnya; > > > "Sesuai dengan ketentuan adat istiadat kesultanan Aceh yang kami miliki > dengan batas-batasnya yang dikenal dan sudah dipunyai oleh moyang kami sejak > zaman dahulu serta sudah mewarisi singgasana dari ayah kepada anak dalam > keadaan merdeka. Sesudah itu kami diharuskan memperoleh perlindungan Sultan > Salim si penakluk dan tunduk kepada pemerintahan Ottoman dan sejak itu kami > tetap berada di bawah pemerintahan Yang Mulia dan selalu bernaung di bawah > bantuan kemuliaan Yang Mulia almarhum sultan Abdul Majid penguasa kita yang > agung, sudah menganugerahkan kepada almarhum moyang kami sultan Alaudddin > Mansursyah titah yang agung berisi perintah kekuasaan. > > > Kami juga mengakui bahwa penguasa Turki yang Agung merupakan penguasa dari > semua penguasa Islam dan Turki merupakan penguasa tunggal dan tertinggi bagi > bangsa-bangsa yang beragama Islam. Selain kepada Allah SWT, penguasa Turki > adalah tempat kami menaruh kepercayaan dan hanya Yang Mulialah penolong > kami. Hanya kepada Yang Mulia dan kerajaan Yang Mulialah kami meminta > pertolongan rahmat Ilahi, Turkilah tongkat lambang kekuasaan kemenangan > Islam untuk hidup kembali dan akhirnya hanya dengan perantaraan Yang > Mulialah terdapat keyakinan hidup kembali di seluruh negeri-negeri tempat > berkembangnya agama Islam. Tambahan pula kepatuhan kami kepada pemerintahan > Ottoman dibuktikan dengan kenyataan, bahwa kami selalu bekerja melaksanakan > perintah Yang Mulia. Bendera negeri kami, Bulan Sabit terus bersinar dan > tidak serupa dengan bendera manapun dalam kekuasaan pemerintahan Ottoman; ia > berkibar melindungi kami di laut dan di darat. Walaupun jarak kita berjauhan > dan terdapat kesukaran perhubungan antara negeri kita namun hati kami tetap > dekat sehingga kami telah menyetujui untuk mengutus seorang utusan khusus > kepada Yang Mulia, yaitu Habib Abdurrahman el Zahir dan kami telah > memberitahukan kepada beliau semua rencana dan keinginan kami untuk > selamanya menjadi warga Yang Mulia, menjadi milik Yang Mulia dan akan > menyampaikan ke seluruh negeri semua peraturan Yang Mulai. > > > Semoga Yang Mulai dapat mengatur segala sesuatunya sesuai dengan keinginan > Yang Mulia. Selain itu kami berjanji akan menyesuaikan diri dengan keinginan > siapa saja Yang Mulia utus untuk memerintah kami. > > > Kami memberi kuasa penuh kepada Habib Abdurrahman untuk bertindak untuk dan > atas nama kami. > > > Yang Mulia dapat bermusyawarah dengan beliau karena kami telah mempercayakan > usaha perlindungan demi kepentingan kita. > > > Semoga harapan kami itu tercapai. Kami yakin, bahwa Pemerintah Yang Mulia > Sesungguhnya dapat melaksanakannya dan kami sendiri yakin pula,bahwa Yang > Mulia akan selalu bermurah hati". > > > Petikan isi surat tersebut dikutip dari Seri Informasi Aceh th.VI No.5 > berjudul Surat-surat Lepas Yang Berhubungan Dengan Politik Luar Negeri > Kesultanan Aceh Menjelang Perang Belanda di Aceh diterbitkan oleh Pusat > Dokumentasi Dan Informasi Aceh tahun 1982 berdasarkan buku referensi dari A. > Reid, "Indonesian Diplomacy a Documentary Study of Atjehnese Foreign Policy > in The Reign of Sultan Mahmud 1870-1874", JMBRAS, vol.42, Pt.1, No.215, hal > 80-81 (Terjemahan : R. Azwad). > > > Poin-poin penting isi surat diatas sebagai berikut : > > a.. Wilayah Aceh secara resmi menjadi bagian dari ke-Khalifahan Usmani > sejak pemerintahan Sultan Salim (Khalifah Turki Usmani yang sangat ditakuti > dan disegani sehingga digelas "sang Penakluk" oleh Eropah abad 15 M. > b.. Pengakuan penguasa semua negeri-negeri kaum Muslimin bahwa Turki > Usmani adalah penguasa tunggal dunia Islam. > c.. Adanya perlindungan dan bantuan militer dari Turki Usmani terhadap > Aceh di laut dan di darat. Hal ini wajar karena fungsi Khalifah adalah > laksana perisai pelindung ummat di setiap wilayah Islam. > d.. Hukum yang berlaku di Aceh adalah hukum yang sama dilaksanakan di > Turki Usmani yaitu hukum Islam. > > Dari isi surat dapat disimpulkan bahwa kesultanan Aceh di Sumatera adalah > bagian resmi wilayah kekuasaan ke khalifahan Islam Turki Usmani tidak > terbantahkan lagi. Hal sama juga berlaku untuk daerah-daerah lain di > Nusantara dimana kesultanan Islam berdiri. > > > Janji Allah SWT akan datangnya nubuah berdirinya ke-Khalifahan jilid 2 yang > sesuai dengan manhaj kenabian adalah pasti, dan Nusantara dahulu adalah > bagian resmi ke-Khalifahan Islam maka sudah sewajarnya dan seharusnya kita > ummat Islam di Nusantara menyongsong hal tersebut. Ibarat kita mencari > sesuatu yang hilang dan susah di cari jejaknya, kini sudah terkuak satu demi > satu untuk semakin meyakinkan bahwa dakwah untuk tegaknya syariah dalam > bingkai khilafah adalah suatu kenyataan dan kebenaran mutlak yang harus > diyakini. Sambutlah Khilafah. Sambulah Khilafah.( A. Yusuf Pulungan, ST, > MSc) > > > __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature > database 4445 (20090921) __________ > > The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. > > http://www.eset.com >
