I'm really sad to hear that....
aa



________________________________
From: sofwan nadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, March 17, 2010 8:41:36 AM
Subject: Re: [kmnu2000] Survei: Dukungan untuk Hasyim Muzadi Menguat

  
Mas, apa sih yang tidak diketahui oleh PW dan PC-NU??? (Eh, bacanya dengan 
mafhum mukholafah)

Saya ingat kejadian pemilihan PW di kampungku. Sudah jelas-jelas mereka tidak 
bekerja, alias mandeg. Pada 2007 mereka dipilih lagi. Sekarang, ya terulang 
kembali, tidak ada yang dilakukan. Bahkan ketika Gus Dur wafat, tak ada 
tahlilan tingkat propinsi sama sekali. Padahal, momen ini sangat baik untuk 
menghangatkan iklim ke-NU-an di wilayah kami. Justeru apa yang dilakukan? 
Mereka mbebek ikut tahlilan di rumah pribadi pejabat yang tidak diketahui umat 
sama sekali. Ya, kebangetan.

Terkadang kita bingung. Kalau ikut akhlak "tidak mengganggu kemapanan orng tua" 
ya terpaksa kita membiarkan organisasi ke-nu-an berlanjut seperti ini. Kalau 
kita agresif melakukan suksesi kepengurusan para orang tua, kita takut dibilang 
"anak kualat".

Jadi, adakah cara yang tengah-tengah, tidak "dirasa" sebagai mengganggu 
kemapanan kaum tua.... tetapi tidak juga secara "agresif" menggantikan 
kemapanan itu dengan kinerja yang apresiatif?? ??

____________ _________ _________ __
From: hamzah sahal <saha...@yahoo. com>
To: bahtsulmasail- n...@yahoogroups. com; kmnu kmnu <kmnu2...@yahoogroup 
s.com>; wong cirebon <wongcer...@yahoogro ups.com>
Sent: Tue, March 16, 2010 11:49:04 PM
Subject: [kmnu2000] Survei: Dukungan untuk Hasyim Muzadi Menguat

teman-teman, ada berita menejutkan menjelang saya tidur.
coba simak baik-baik berita di bawah ini. perlu dikonfirmasi.
klo benar adanya, berita ini berita duka kedua yang saya kirim hari ini.

selamat berjuang,

hamzah sahal

Jelang Muktamar NU
Survei: Dukungan untuk Hasyim Muzadi Menguat
Selasa, 16 Maret 2010, 21:10 WIB
JAKARTA--Ketua Umum PBNU KH Hasyim 
Muzadi mendapat dukungan besar dari pengurus wilayah PW) dan pengurus 
cabang (PC) untuk menempati posisi Rais Aam Syuriah PBNU pada Muktamar 
NU ke-32 di Makassar 22-27 Maret 2010.

Demikian hasil survei yang disampaikan Ketua Lakspedam (Lembaga 
Pengkajian Sumber Daya Manusia) PBNU, Nashihin Hisam, dalam dialog 
elemen NU serta parpol dengan Ketua PBNU Ammad Bagdja di Jakarta, Selasa (16/3).

Menurut Nashihin, dari 33 pengurus wilayah yang disurvei, mendukung 
Hasyim Muzadi untuk menggantikan KH Sahal Mahfudh mencapai 70 persen. 
Sementara H Ahmad Bagdja, mendapat dukungan kurang dari 40 persen untuk 
menggantikan Hasyim.

''Survei ini juga dilakukan oleh salah satu media dan sudah 
dicross-check oleh Lapspedam,'' ujarnya
Sementara dari 462 pengurus cabang (PC) se-Indonesia yang disurvei 
menyatakan mendukung Hasyim Muzadi menempati rais aam mencapai 70 
persen. Sedangkan yang memilih Ahmad Bagdja untuk dduku di ketua umum 
tanfidz mencapai 43 persen.

''Masih dari survei, responden dari kalangan pengurus wilayah dan 
cabang menyatakan bahwa ketua umum PBNU tidak harus kiai dan mempunyai 
pondok pesantren. Pasalnya, agar tidak terikat oleh usuran pesantren 
yang dipimpin,'' katanya.

Di tempat sama Profesor Ridwan Lubis dari pengurus NU Medan mengamini hasil 
survei Lakspedam sehingga mengharap kesediaan Bagdja untuk 
mendeklrasikan kesediaan maju sebagai kandidat Ketua Umum Tanfidiyah.
Dia juga menyoroti posisi ketua umum tanfidziyah dan rais aam syuriyah yang 
selama ini kurang sejalan atau korang kompak, sehingga terkesan 
berjalan sendiri-seniri. ''Pak Hasyim dan Pak Bagdja saya nilai kompak 
sehingga sangat pas jika dipilih pada muktamar mendatang,'' paparnya.

Hadir pula pada dialog tersebut antara lain Ketua Ikatan Alumni PMII 
Arief Mudatsir Mandan, Politisi PKB Efendy Choiri, Ketua PBNU Mustofa 
Zuhad Mughni, Ketua PBNU Ridwan Lubis, Wakil Sekjen PPP Romahurmuziy dan 
sejumlah kader muda NU

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]





      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke