Etis sekali kalau media tersebut adalah corong partai. Seperti yang telah
kita ketahui bersama saat ini banyak sekali majalah dan tabloit yang
merupakan corong partai. Contoh saja Megapos (PDI Perjuangan)dan Nagapos
(Parti). Yang lain lain tentu lebih populer jadi tidak perlu saya sebutkan
satu persatu.
 
At 10:26 PM 2/16/99 +0700, you wrote:
>Rekan-rekan milis Kuli Tinta,
>
>Sebagai orang yang awam ttg etika pers, saya mau tanya ke rekan-rekan semua
>terutama para insan pers;
>
>Etiskah bila suatu tabloid mempromosikan --bukan hanya sekali, tetapi
>berkali-kali-- seorang tokoh yang masuk ke dalam redaksinya sendiri sebagai
>"calon presiden"?
>
>Terimakasih atas jawabannya..
>
>------------------------Martin Manurung----------------------------


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke