On Sat, 12 Jun 1999, Yap C.Young wrote:

> Oooh begitu to, bung Raja. Terima kasih Anda telah sukarela menunjukkan 
> sifat asli dan kapasitas Anda, walaupun transmit dari ITB.
>
Terima kasih untuk "pujian" anda yang sangat mempesona "itu"
 
> Jawaban klasik bahwa politik tidak mengenal kawan dan lawan abadi, tentu 
> tidak bisa menjadi excuse atas blunder semacam ini. Bisa saja kawan menjadi 
> lawan, tetapi tidak dengan bunuh diri politik macam ini.
> Saya malas menguraikannya, ntar Anda jadi pintar. Lebih baik Anda seperti 
> sekarang, sebagai representasi kalangan terpelajar yang nalarnya masih 
> segini. Baca deh referensi yang mampu Anda akses.
> Saya yakin, sebodoh apapun Prof. Dr. Amien Rais pasti meng-cancel keputusan 
> ini at all cost. Apalagi dia tidak bodoh. Kita lihat saja faktanya, supaya 
> kita nggak habis energi bermain kata kata.
>

Inilah yang saya maksud dengan politik, anda sudah menjawabnya sendiri
toh, bagimanapun Prof. Dr. Amien Rais itu tidak sebodoh Megawati pujaan
anda itu :-) . Prof. Amien Rais tahu bahwa dia telah mendapatkan suara
kalangan menengah ke atas terutama kalangan elite kampus. Apakah Ia akan
sebodoh itu untuk melepaskan dukungan kalangan ini dengan koalisi bersama
GOLKAR, hanya untuk mendapatkan jabatan presiden.
 
> Kalau hanya menghindarkan agar Megawati jadi Presiden, beberapa alternatif 
> lain yang lebih elegan masih terbuka.
> 
Ya. itu betul, termasuk mungkin mewujudkan kabinet gotong royong versi
Marzuki D.
atau koalisi PAN-PDIP-PKB, dengan alternatif Nurcholis Majid jadi
presiden.


Bagaimanapun, saya lebih mendukung PAN untuk memimpin oposisi,
daripada mengekor di koalisi PDIP dan PKB. 
Dan ingat Prof. Dr. Amien Rais tidak sebodoh itu untuk berkoalisi dengan
Golkar, Dan anda harus jujur bagaimanapun agenda utama perjuangan Prof.
Amien Rais saya yakin adalah REFORMASI dan bukan PRESIDEN/KEKUASAAN, ingat
itu BUNG. 


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke