Bung Komkom, sekedar membantu ...
Berbulan-bulan yang lalu saya pernah berdiskusi dengan Bung Martin soal
proporsionalitas. Tampaknya Bung Martin menolak asas proporsionalitas
dalam soal apapun, termasuk agama !
Mohon maaf bila saya salah ! Tetapi email Bung Martin soal itu masih
saya simpan sampai sekarang.
Tetapi biarlah. Kalau memang kelompok Islam kalah Pemilu kali ini ndak
apa-apa. Tahun 2004 kan sudah dekat. Selama lima tahun ini, lakukan
apapun yang dibenarkan oleh konstitusi untuk melakukan Pendidikan
Politik. Penentuan terakhir ya kita serahkan pada suara Korps Pemilih.
Begitu lho .....
Kita sibuk ribut dan berbaku email disini, nyatanya yang jadi caleg
malah enak-enakan ngorok di rumah !
Raja Komkom S. wrote:
>
> Bung Martin,
> Anda belum jawab pertanyaan saya tentang hati nurani.
> Saya nggak tahu persis berapa komposisi caleg-caleg yang kontroversial
> itu, mungkin 60-40, 80-20, dst ... yang pasti itu sepertinya nggak sesuai
> dengan proporsi yang seharusnya ....
>
> Gimana bung martin saya ingin tahu hati nurani anda ????
>
> On Sun, 13 Jun 1999, Martin Manurung wrote:
>
> > Bung Komkom, jangan jadi provokator dong...
> >
> > Kapan sih caleg PDI Perjuangan 80% non muslim...? Udah pernah dihitung
> > belom..? Jangan cuma denger omongannya si Achmad Soemargono doang lah..
> >
> > Kalau sudah benar-benar anda hitung, baru saya jawab, oke...
> >
> > Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> > ____________________________________________
> > Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
> > Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
> > Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Raja Komkom S. <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: Kuli Tinta List <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: 13 Juni 1999 11:52
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] Koalisi PAN-GOLKAR-PPP
> >
> >
> > On Sat, 12 Jun 1999, Martin Manurung wrote:
> >
> > > Bung Komkom yang pintar politik, rupanya anda sekarang bela-bela
> > Golkar....
> > > susah memang kalau bicara dengan orang yang tidak punya garis perjuangan.
> > > Saya rasa ucapan Achmad Soemargono pada tulisannya di Kompas menemukan
> > > kebenarannya; ITULAH POLITIK MACHIAVELIS!! Dan itu tidak "sah-sah saja"
> > > dalam politik yang punya etika dan hati nurani.
> > >
> > > Jadi, saya tidak sependapat dengan anda bila mencla-mencle seperti
> > dikatakan
> > > "sah-sah saja". Mungkin Bung Komkom perlu belajar politik lagi ya..? Atau
> > > merasa sudah cukup?
> > >
> > Bung Martin! :-)
> > Bicara masalah hati nurani,
> > Kesatu, bagaimana pendapat anda tentang hati nurani para petinggi PDIP
> > yang menempatkan orang-orang caleg Non-muslim (maaf
> > masalah-ini sudah dibahas) dengan porsi yang melebihi dari yang seharusnya
> > ??? (bukankah seharus nya perbandingannya 80:20, dan bukan 60:40)
> >
> > Kedua, baru-baru ini ramai diberitakan tentang pernyataan beberapa orang
> > ketua PDIP bahwa jika PDIP menang maka Indonesia akan membuka hubungan
> > dengan Israel ?? Ingat ini masalah yang sangat sensitif..., dengan catatan
> > suara yang masuk aja baru beberapa persen sudah keluar pernyataan seperti
> > itu, dan jelas-jelas menyakitkan sebagian kelompok masyarakat.
> >
> > Dimanakah hati nurani mereka(para petinggi PDIP) ?, patut dipertanyakan
> > lagi apakah mereka memang ingin mewakili seluruh bangsa ataukah hanya
> > ingin mewakili partainya saja ???
> >
> > Bagaimana BUNG?
> >
> >
> >
> >
> > ______________________________________________________________________
> > To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!