Aku juga benci pada pemimpin yang semata-mata mengandalkan nama bapaknya
dan tidak pernah menampakkan seberapa jauh kapasitas pribadinya diakui
orang lain.

Andai Megawati seperti Amien Rais yang gentleman dan membuat kita bangga
akan berbagai pandangannya, mungkin harus kupertimbangkan kenekadanku
untuk menjadi oposisi bagi Megawati bila dia jadi Presiden.

Sayang Megawati ya cuman kayak gitu,
Sempat menyenangkan aku, tetapi kemudian kembali mengecewakan dengan
sikap diamnya yang tak ada habis-habisnya,

Bahkan rela diatur-atur sama Gus Dur !

Iwan


Raja Komkom S. wrote:
> 
> Kharisma..kharisma dan kharsisma,
> 
> Aku benci pada sosok yang kharismatis dan Kultus,
> 
> Sampai kapan bangsa ini mendapatkan seorang pemimpin yang EGALITER, orang
> yang tidak ditakuti, orang yang dapat menerima kritikan, dan orang yang
> bukan PANTANG MUNDUR...
> 
> Sampai kapan bangsa ini baru bisa menerima seorang pemimpin tanpa melihat
> TURUNAN nya.
> 
> Ya TUHAN semoga bangsa ini tidak terjerat dalam lingkaran demokrasi
> dinastik.
> 
> On Thu, 1 Jul 1999, Andriecht wrote:
> 
> > Salam,
> > Wah bung Iwan, ente tampaknya sudah terkena pengaruh bu mega nih, kalau anda
> > berada didekat beliau, anda akan tahu setruman kharisma yang dimilikinya,
> > kharisma yang telah menyihir dua puluhan juta rakyat indonesia yang telah
> > memilih PDI-P, saya semakin yakin bahwa ketika pemilih masuk ke bilik
> > pemilih mereka tidak lagi memikirkan siap sih caleg-nya PDI-P tsb, tapi yang
> > tampak adalah bu mega dengan segala kharisma-nya itu,.harus diakui massa
> > pemilih di Indonesia saat ini baru memasuki tahap setinggi itu, mungkin
> > beberapa tahun lagi, orientasi memilih hanya karena melihat siapa
> > figur/tokohnya dapat dikikis,
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Iwans <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: Thursday, July 01, 1999 2:18 AM
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] Seperti ini ?
> >
> >
> > >Ho-oh anda benar. Mestinya Binti Soekarno ya ?
> > >
> > >Oh ya. Aku sebenarnya rindu sosok Megawati yang jadi anaknya Fatmawati,
> > >ibu negara alim dan tawadhu yang aktif ngaji di Muhammadiyah. Sayangnya,
> > >Mega sendiri terlalu menonjolkan sosok bapaknya. Figur ibunya yang
> > >anggun, cerdas dan punya talenta intelektual yang luar biasa tenggelam
> > >habis-habisan.
> > >
> > >Aku menulis judul berita di Glodok Standard hari Kamis ini di halaman 10
> > >bahwa Megawati gaet TNI, PBB dan PKB untuk rekan koalisi. Pertemuannya
> > >dengan Mutodjib, mantan Kabakin itu benar-benar mengasyikkan.
> > >
> > >Ternyata Mbak Mega siap mengamandemen UUD 1945, siap menggusur ABRI dari
> > >parlemen dan siap mengadili Soeharto dan semua kroninya termasuk Pak
> > >Habibie sekalipun.
> > >
> > >Nah begitu, baru dia calon Presiden yang baik. Tetaplah di jalan lurus,
> > >Mbak Mega. Tindakan anda hari Rabu membuatku (sedikit) terpesona.
> > >
> > >Iwan
> > >
> > >Martin Manurung wrote:
> > >>
> > >> Mas Iwan, setahu saya kalau perempuan bilangnya "binti" bukan "bin. Apa
> > saya
> > >> salah ya?
> > >>
> > >> He..he..he.., saya sih bukan simpatisan. Saya sudah katakan, begitu
> > Megawati
> > >> sampai di kursi kepresidenan, saya akan menjadi oposisi. Karena itu, saya
> > >> menolak ketika ditawari jadi anggota. Tujuannya supaya saya bebas dan
> > tidak
> > >> terikat serta tentunya tidak ada hambatan apapun untuk nantinya
> > mengkritik
> > >> Megawati ketika berkuasa.
> > >>
> > >> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> > >> ____________________________________________
> > >> Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
> > >> Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
> > >> Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > >>
> > >> -----Original Message-----
> > >> From: Iwans <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> Date: 30 Juni 1999 20:54
> > >> Subject: [Kuli Tinta] Seperti ini ?
> > >>
> > >> Kalau postingnya Mas Satrio Arismunandar dari DR selalu begini alamatnya
> > >> dan nggak ada yang sirik tuh :
> > >>
> > >> > From: Majalah D&R <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > >> > Subject: [Free & Fair Election] FW:  baca saja, komentar silahkan .....
> > >> > Date: Wednesday, June 30, 1999 1:16 AM
> > >> >
> > >> >
> > >> >
> > >> > -----Original Message-----
> > >> > From: Satrio
> > >> > Sent: Tuesday, June 29, 1999 7:59 PM
> > >> > To: Teknologi
> > >> > Subject: RE: [Free & Fair Election] baca saja, komentar silahkan .....
> > >>
> > >> Mungkin posting saya terlalu kasar dan keterlaluan kali ya ?
> > >> Kalau begitu saya minta maaf deh,
> > >>
> > >> Dan buat Bung Gigih, ada posting lewat japri bahwa anda anggota PDI
> > >> Perjuangan ya ? Wah pantas membela Megawati bin Soekarno terus ...
> > >> Saya kira sekedar simpatisan kayak Martin Manurung itu.
> > >>
> > >> Iwan
> > >>
> > >> ______________________________________________________________________
> > >> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > >> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > >>
> > >> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> > >>
> > >> ______________________________________________________________________
> > >> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > >> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > >>
> > >> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> > >
> > >______________________________________________________________________
> > >To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> > ______________________________________________________________________
> > To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke