Assalamu'alaikum wr.wb
Kalau demikian keadaannya dan masing-masing partai mencalonkan jago mereka
masing-masing dan pemilihan dengan sistim voting, ada kemungkinan besar
calon PDI-P Megawati akan terpilih dengan suara terbanyak kendatipun tidak
mayoritas. Posisi kedudukan suara tidak jauh berbeda dengan hasil pemilu
sekarang ini. Utusan daerah dan golongan diperkirakan tentu saja akan
mengajukan beberapa calon yang juga berbeda (lebih dari satu calon) dan
diperkirakan juga tidak mendapat suara mayoritas.
Diperkirakan bahwa Megawati tetap saja unggul dan menang dalam pemilihan
ini.
Wassalamu'alaikum wr.wb
Mas Kojen,
Duri 28884
Riau, INDONESIA
----------
> From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Seperti ini ?
> Date: Tuesday, July 13, 1999 11:27 PM
>
>
> Saya hanya ingin bertanya bagi yang mengerti, kira2 bagaimana nanti wujud
> atau jalannya pemilihan Presiden dalam SU-MPR nanti. Apakah melalui
voting ?
> Kalau-lah melalui voting, apakah kira2 jalannya seperti ini :
>
> PDI-P mencalonkan : Megawati
> PG mencalonkan : Habibie
> PPP mencalonkan : Hamzah Haz
> PAN mencalonkan : Amien Rais
> PKB mencalonkan : ?
> PDR mencalonkan : Adi Sasono
> PDIP mencalonkan : Megawati
> Partai lainnya mencalonkan : ?
>
> Nah, kalau ada voting dalam proses pemilihan Presiden, calon yang meraih
> suara terbanyak akan menjadi Presiden RI.
> Aapakah prosesnya demikian ? Aapakah calon PDI-P akan meraih suara
> terbanyak ?
>
> Salam,
> bRidWaN
>
>
> At 01:41 PM 7/13/99 +0700, Andriecht wrote:
> >Salam,
> >PDI-P tidak berhasil mencapai 51% suara, artinya walaupun menang belum
tentu
> >Ibu Mega menjadi presiden RI ke-4, masih ada babak berikutnya, yaitu
> >pemilihan presiden di SU-MPR. Hal ini perlu disosialisasikan pada
segenap
> >pendukung PDI-P yang ada, agar tahu dan sadar dari rasa pura-pura tidak
> >tahu-ya itu.
> >
> >Dengan bersikap tidak mau tahu dan arogan dengan mengatakan bahwa pokoke
ibu
> >Mega harus jadi presiden. hal ini sama sekali tidak baik. Tahukah anda
> >ketika saya jalan-jalan disekitar tugu pahlawan terdapat sepanduk putih
> >bertuliskan cat merah isinya kurang lebih: Ibu mega harus menjadi
presiden
> >atau tidak sama sekali,
> >
> >Sedih sekali rasanya, demokrasi kita yang baru lahir ini disusupi dengan
> >tindakan arogan dan galak seperti itu,.seperti kata Bung Martin let's
> >democracy work,.lah. Tanpa intimidasi, tanpa prasangka, tanpa rasa
takut,
> >tanpa jalanan macet, tanpa emosi, tanpa marah 2x, tanpa kekerasan, dan
tanpa
> >....lainnya,
> >
> >Tentu saja ini berlaku juga untuk partai lainnya, seperti Golkar, PKB,
P3,
> >PAN, PBB, PK, dsb.
>
> =====
>
> >>Akuilah bahwa bagaimanapun untuk saat ini, Megawati dengan Partai PDI-P
> >>nya menang dalam pemilu....so....jangan banyak ulah seperti para
> >>elite politik, dengan berbagai upaya selalu mencoba menghadang langkah
> >>Megawati untuk menjadi pemimpin bangsa ini.
> >>
> >>Kasihan benar Megawati, waktu jaman Orde Baru...dianiaya dan ditekan
> >>sama orang-orang orde baru, sekarang setelah reformasi bergulir di
> >>bangsa ini...kembali...dihadang oleh orang-orang yang notabenenya
> >>omongannya kemaren dan hari ini berbeda...
> >>
> >>Sebelum pemilu semua pihak menyatakan akan menerima hasil pemilu dengan
> >>sepenuh hati...tapi begitu pemilu bergulir dan hasil perhitungan suara
> >>mulai keluar dan semakin tampak partai mana yang menang, semua seolah
> >>lupa apa yang dikatakannya...
> >>
> >>Kemana itu semua pemikiran dan aspirasi yang katanya akan menerima
> >>hasil pemilu dengan jiwa kesatria siapapun yang menang ??????
> >>
> >>Bangsa ini bukan perlu orang-orang atau pemimpin yang tidak juntrungan,
> >>besok ngomong begini...lusa beda lagi....
> >>
> >>Hidup Indonesia baru...dengan pemimpin hasil aspirasi rakyat Indonesia.
> >>
> >>
> >>Sun An
>
>
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!