Ah Bung Izrin, dari dulu Martin ya begitu itu, 

Mengecam perbuatan negatif orang lain dari menutup mata kejelekan
kelompoknya sendiri. Kira-kira sama-lah dengan beberapa orang netters di
forum ini. Saya baca beberapa kali dalam postingnya dia mengecam seruan
jihad dan money politics, tanpa bersedia membuka mata bahwa kelompok
yang dibelanya yakni PDI Perjuangan juga melakukan hal yang sama.

Berapa miliar rupiah dikeluarkan oleh Arifin Panigoro dan Laksamana
Sukardi serta sejumlah pemilik modal membiayai money politics PDIP ?
Berapa banyak intimadi dan kekerasan dilakukan PDI Perjuangan
sebagaimana dilansir beritanya oleh KOMPAS baru-baru ini ? Atau aksi cap
jempol darah yang menghebohkan itu ? 

Baginya semua itu sah-sah itu dilakukan sepanjang dilakukan PDI
Perjuangan. Namun ketika yang melakukannya Golkar atau kelompok Islam,
maka sikap anti-demokrasi-nya lah yang menyeruak. 

Jadi ya harap maklum. 

Kayaknya yang ada disini sudah punya peta politik sendiri-sendiri.
Terbaca jelas dari posting-postingnya. Termasuk saya barangkali.

Iwan 


Izrin Agus wrote:
> 
> Assamualaikum wr wb,
> Bung Martin jangan menglansir berita yang nggak jelas sumbernya, kalo memang
> Habibie dalam pencalonannya beliau menggunakan tim sukses saya pikir wajar
> karena seperti Ronald Reagen, George Bush maupun Bill Clinton dalam
> pencalonannya sebagai Presiden selalu ada promotor atau dalam bahasa lainnya
> tim sukses, kalo untuk Clinton cs   adalah orang-orang Yahudi.  Sedangkan
> mengenai  Komando Jihad itulah adalah isu yang sudah usang dan kita semua
> tahu itu adalah pekerjaan siapa .... ?  untuk itulah saya pikir kita semua
> berpikiran jernih melihat sesuatu tanpa melihat sesuatu dengan tendensius.
> Semoga Allah SWT memberkati semua. Amin
> 
> Wasalamualaikum wr wb,
>  ----------
> From: Martin Manurung
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Pernyataan Pak Nas
> Date: Wednesday, July 14, 1999 11:36AM
> 
> Menurut saya, berdiskusi itu selamanya adalah konstruktif. Kalau menyusun
> tim sukses dengan uang yang besar dan pasukan jihad hanya untuk kepentingan
> pribadi, baru namanya destruktif. Saya berdoa, mudah-mudahan Allah
> memberikan pencerahan kepada saudara juga.
> 
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> _________________________________________________
> E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Visit http://come.to/forma-kub
> 
>  -----Original Message-----
> From: Izrin Agus <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 15 Juli 1999 10:34
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Pernyataan Pak Nas
> 
> Assamualaikum wr wb,
> Dari materi yang disampaikan  selintas rekan netters ini semuanya  yang
> telah berdemokrasi secara dewasa dan mengaku kaum reformis dan anti orde
> baru tetapi jika dilihat tingkah laku dan perbuatannya semuanya itu adalah
> tingkah laku orde baru, memang ironis.  Sebagai orang yang demokrat saya
> pikir adalah orang yang selalu menerima perbedaan dan berdiskusi dalam hal
> yang konstruktif bukannya berdiskusi yang destruktif.  Saya selalu berdoa
> kepada Allah SWT agar saudara-saudara saya ini selalu mendapat petunjukNya.
> Amin
> 
> Wasalamualaikum wr wb,
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke