Anda benar dalam soal DPR !

Tapi konteksnya kita sekarang inikan pemilihan Presiden. Dan yang
memilih Presiden itu MPR. Jadi angka pembaginya bukan 462 tetapi 700.
Itupun anda keliru juga. Mestinya angka pembaginya 500, karena anggota
DPR itu ada 500 orang. Anggota DPR yang 38 orang dari ABRI terkutuk itu
kan punya hak suara juga. Anda harus hitung juga itu.

Saya lucu ? Iya deh. Dan mungkin tambah satu lagi julukan saya : Saya
lucu dan tukang tipu (soalnya nama suka ganti-ganti kata si Gigih "PDIP"
Nusantara). Makasih.


Proletar


Daniel H.T. wrote:
> 
> At 22:44 15/07/99 +0700, Iwans  wrote:
> >Kadang-kadang aku merasa lucu juga teman-teman yang ada disini ini kalau
> >ngomongin perolehan suara partai-partai. Sebetulnya pada dapat berapa
> >sih Matematika-nya waktu sekolah dulu ?
> >
> >Rasanya PDI Perjuangan itu suaranya nggak 30 % apalagi 40 %. Paling
> >banter juga 25 %. Toh pemilihan Presiden itukan yang menentukan MPR. Dan
> >kalau PDIP cuma dapat 154 suara dalam Pemilu berarti dia hanya punya
> >suara 154/700 x 100 % = 22 %. Ya ! Hanya 22 %. Sisanya sebanyak 78 %
> >nggak milih PDIP.
> 
> Saya pikir yang lucu itu Anda, Mas Iwan. Anda lupa bahwa hanya 462 kursi di
> MPR yang benar-benar dari hasil pemilu. Sisanya 238 bukan dari hasil pemilu
> (ABRI, UD, dan UG). Jadi persentasenya tidak bisa dihitung seperti itu.
> Perhitungan yang benar untuk PDIP adalah:
> 154/462 x 100% = 33,3 %.
> 
> Bagaimana dengan PAN? Jauh lebih kecil lagi. Yakni:
> 35/462 x 100 % = 7,5%.
> 
> Kalau mau pakai logika Anda, berarti kalau 100%-33,3% = 66,7 % tidak
> memilih PDIP. PAN lebih parah lagi, yakni 92,5% tidak memilih PAN!
> 
> Daniel H.T.
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke