bung martin,
anda lupa satu bentuk dukungan yang paling konyol diantara dukungan
konyol, yaitu :
                "JEMPOL BERDARAH"


On Wed, 14 Jul 1999, Martin Manurung wrote:

> Menurut saya, berdiskusi itu selamanya adalah konstruktif. Kalau menyusun
> tim sukses dengan uang yang besar dan pasukan jihad hanya untuk kepentingan
> pribadi, baru namanya destruktif. Saya berdoa, mudah-mudahan Allah
> memberikan pencerahan kepada saudara juga.
> 
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> _________________________________________________
> E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> Visit http://come.to/forma-kub
> 
> -----Original Message-----
> From: Izrin Agus <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 15 Juli 1999 10:34
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Pernyataan Pak Nas
> 
> 
> Assamualaikum wr wb,
> Dari materi yang disampaikan  selintas rekan netters ini semuanya  yang
> telah berdemokrasi secara dewasa dan mengaku kaum reformis dan anti orde
> baru tetapi jika dilihat tingkah laku dan perbuatannya semuanya itu adalah
> tingkah laku orde baru, memang ironis.  Sebagai orang yang demokrat saya
> pikir adalah orang yang selalu menerima perbedaan dan berdiskusi dalam hal
> yang konstruktif bukannya berdiskusi yang destruktif.  Saya selalu berdoa
> kepada Allah SWT agar saudara-saudara saya ini selalu mendapat petunjukNya.
> Amin
> 
> Wasalamualaikum wr wb,
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke