Nimbrung juga aahh. Numpang tanya nih, apakah kalau memerdekakan Aceh, Timor Leste dan Papua Barat itu termasuk tindakan tidak Nasionalis? Wong mereka nggak mau gabung kok dipaksa!!! -- On Sun, 18 Jul 1999 10:11:33 Abdullah Hasan wrote: >Bung Yap, Rachmad, Aswat, >Para Netters, >Ikutan nimbrung ya ? >Yang anda diskusikan umumnya masih berkisar pada politik dan politisi sipil. >Pikiran-pikiran anda saya kira bisa merefleksikan kecenderungan masyarakat >sipil yang mulai kenyang dengan pengalaman masa transisi ini. Makin bisa >berpikir bagus dan membuat keputusan dengan jernih. Mudah2an. > >Tapi terus terang konsentrasi saya sering terganggu oleh keadaan riil yang >masih tertutup mendung misteri. Misalnya, lihat keadaan Aceh saat ini. >Kelihatannya orang sipil macam Habibie & Muladi sama sekali tidak bisa >berbuat apa-apa terhadap kelakuan tentara ( atau siapa "setan"nya). Tiap >hari rakyat masih saja dibunuhi dan dibuat menangis ( so deeply ). Lihat >Andi Galib ! Lihat Timor Timur yang masih saja terus di-obok2. Belum lagi >kasus2 Banyuwangi, Ambon,dsb. yang sudah masuk dalam Cold Storage. Kok >sepertinya mereka2 itu The Untouchables. > >Saya sudah tidak mencemaskan siapa diantara para sipil yang bisa naik. > Kecuali mungkin Habibie , yang sudah terbukti tidak bisa berbuat banyak >terhadap setan2 ). Apakah Mega, atau Amin ,dll. bisa berbuat sesuatu ? Wong >The Untouchables itu sudah kadung keenakan merasa negeri ini kepunyaan >mereka ! Saya kok masih serem ! Harapan Bung Yap : " Nampaknya kita pada >posisi yang sama, tidak mau ada korban jiwa berikutnya, apalagi korban yang >sia sia. Cukuplah kebaikan dihadirkan tanpa pertumpahan darah, yang >merupakan ciri masyarakat beradab." adalah khas harapan dan nurani >masyarakat sipil. Yang lain bagaimana ? > >Wassalam. >Abdullah Hasan. > >----- Original Message ----- >From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]> > >Bung Rachmad, >Terima kasih atas koreksinya. Saya juga menangkap kesan yang sama bukan >hanya dari pendukung PDIP, tetapi bahkan dari jajaran Ketuanya, terutama >Aberson dan Sabam Sirait, yang tentunya dapat menimbulkan dampak negatip >dimasyarakat. >Padahal assesment saya terhadap opini publik pendukung PDIP, yang mereka >dukung itu Mega, bukan Aberson atau Sabam Sirait dan sebagainya. Sayang >sekali kalau mereka tidak bisa tampil lebih arif. >Rakyat ternyata lebih punya visi dan nurani daripada para elit politik. >Desakan masyarakat untuk kembali ke Paso/Ciganjur saya lihat lebih didasari >untuk memberi kesempatan lebih besar bagi Mega untuk merekrut elemen mozaik >yang lebih indah yang ada diluar PDIP. Tetapi tentu saja ketika interest >pribadi bicara, aliansi semacam ini tentu mengurangi kesempatan individu >elite PDIP terpilih dalam skuad Pemerintahan, yang masih dikonotasikan >dengan kenikmatan dan status. >Sayang sekali kalau kita tidak mendapatkan Faisal Basri, Sri Mulyani, Yunus >Yosfiah dsb dalam skuad Pemerintahan mendatang hanya karena pertarungan >ambisi pribadi yang sempit. Bahkan saya juga melihat kehadiran Wimar >Witoelar, Bintang Pamungkas, Andi Mallarangeng, Prajoko dan Budiman >Sujatmiko sebagai figur yang dapat memberi nilai plus pada skuad >Pemerintahan mendatang. Kenapa tidak? >Saya melihat AR belakangan ini lebih arif, sehingga kualitas intelektual dan >kenegarawanannya lebih menonjol daripada ambisi pribadinya, walaupun sebagai >manusia tentulah mempunyai kekurangan, dan itu sangat manusiawi. Bersama >Wiranto, dia merupakan tokoh yang diperebutkan, karena itu juga masih >manusiawi kalau dia menunggu penawaran terbaik. >Problem yang dimiliki Mega dan AR kurang lebih sama : there's good and bad >guys around her/him. >Pada sisi AR : he has more excellent guys, yang sayang sekali kalau tidak >termanfaatkan optimal hanya karena berada dikapal yang berbeda. > >Nampaknya kita pada posisi yang sama, tidak mau ada korban jiwa berikutnya, >apalagi korban yang sia sia. Cukuplah kebaikan dihadirkan tanpa pertumpahan >darah, yang merupakan ciri masyarakat beradab. > >Yap. > >> > > >______________________________________________________________________ >If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email; >To subscribe: [EMAIL PROTECTED] >To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] > >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! > > > > > > > > > Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com ______________________________________________________________________ If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email; To subscribe: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
