> [komkom]
> 4. Pidato politik Megawati dalam masalah Aceh ini hanya memojokkan Orde
> baru, tanpa memandang permasalahan secara menyeluruh, Megawati misalnya
> tidak memasukkan unsur kesalahan pemerintahan orde-baru. Jadi tidak
> menyentuh permasalahan sesungguhnya.
komkom :
Sorry...maksudnya bukan pemerintahan orde baru : tapi pemerintahan orde
sukarno(Orde Lama).
> [martin]
> Perkataan anda ini kontradiktif dengan perkataan anda sebelumnya. Justru
> Megawati mengatakan bahwa tuntutan-tuntutan daerah yang terjadi sekarang ini
> adalah karena Orba dan penerusnya tidak memahami daerahnya sendiri dan tidak
> dihargainya keunikan sosial-budaya serta agama.
>
> [komkom]
> Ayolah, marilah kita tinggalkan dulu masalah dukung mendukung dengan
> partai-partai kontestan pemilu. Coba kita buka mata, buka hati dulu
> masalah Aceh ini. Kita lepaskan dulu interest politik kita, untuk melihat
> permasalahan Aceh secara jernih.
>
>
> [martin]
> Ya... saya setuju. Apakah anda memiliki sahabat atau kenalan dengan aktivis
> Acheh?
>
komkom :
Teman-teman mahasiswa dari Aceh lumayan banyak.
> [komkom]
> Saya rasa pidato Megawati, Amien Rais, habibie, Gus Dur saat ini tak akan
> bisa mengambil hati rakyat Aceh.
>
> Dan, kalau mau jujur yang relatif dapat diterima di Aceh hanya Amien Rais,
> itupun hanya karena beliau memajukan solusi negara federasi.
>
> [martin]
> Point pertama, saya setuju. Pidato tidak akan menyelesaikan masalah Acheh,
> diperlukan solusi real.
> Point kedua, masih dipertanyakan karena suara PAN di Acheh toh tidak
> menggembirakan.
Begini,
Pemilu kemarin dilakukan dalam situasi yang nggak memungkinkan, jadi wajar
saja hasil Pemilu kayak begitu.
Mau bukti : PKP(kompleks militer) dapat kursi di Aceh.
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!