Mengendalikan, itu arahnya dari yang satu orang, ke banyak orang.
Dikendalikan, jelas tak mungkin arahnya dari banyak orang, ke satu
orang. Bingung, dong 'kuda'-nya, mau belok ke arah tarikan 'majikan'
yang mana?
(dari pemikiran yang normal-normal saja. Pikiran underestimate, di
tengah suasana yang kacaubalau seperti ini, selain tak bermanfaat, juga
bikin yang keruh semakin pekat. Ngapain...)
--- Abdur Rahim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Didalam teori kepemimpinan, dibutuhkan power yang
> diatas rata-rata untuk
> > bisa menarik dan mengendalikan orang-orang seperti
> KKG, MB, DH, FT, LS,
> > TS, AL, AP, dll dalam sebuah organisasi.
> >
> > ��
>
> Mengendalikan atau dikendalikan ? [Pikiran orang yg
> underestimate, walau
> kebenarannya masih dimungkinkan]
>
> beDoer
>
>
>
______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an
> empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!