Calm down, please.
Kita bisa membuat diskusi ini lebih produktif.
Di era transparansi informasi yang begini terbuka, kalau memang PDIP 
menjarah uang rakyat, pasti sangat mudah terbongkar.

Jangankan PDIP, yang nggak punya akses dan power apapun dipusat kekuasaan. 
Seorang Jaksa Agung yang sedang menjabat saja tidak kebal penetrasi 
informasi kan? Seorang Teten dengan ringannya menyanyikan kecurigaannya, 
dengan dukungan data. Dengan begitu publik merespons dan membantunya. Juga 
seorang Prajoto, dari keprihatinan dan tanggung jawab moralnya, bernyanyi 
tentang Baligate sampai menggetarkan Senayan? Atau nyanyian Wardah Hafidz 
yang menjadikan PDR membayar sangat mahal untuk mendapat sebuah kursi di 
Senayan?

Apalagi cuma PDIP. Apa yang bisa menghambat untuk meluruskannya kalau ada 
indikasi kecurangan? Siapa takuut?

Dan kalau dalam diskusi ini saya terkesan membela PDIP, bukan berarti saya 
harus orang PDIP. Waktu Amien Rais dilecehkan secara nggak proporsional, 
sayapun membelanya ("Beri AR kesempatan"). Apa berarti saya orang PAN? 
Bahkan secara obyektip, dalam posting saya disini, saya menyebut AA Baramuli 
sebagai politikus kampiun. Juga kekaguman saya pada Dr. Marwah Daud. Apa 
berarti saya anggota Iramasuka Nusantara atau Golkar?

Atau kalau lain kali saya bela Monica Lewinsky apakah berarti saya pernah 
berkencan sama dia? Tersanjung dong saya....

Yap
(semua tergantung reasoningnya, bukan pihaknya)

>From: [EMAIL PROTECTED]
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [Kuli Tinta] MAHAPUTRA ON SALE
>Date: Fri, 20 Aug 1999 21:58:54 EDT
>
>In a message dated 8/20/99 6:52:07 PM Pacific Daylight Time,
>[EMAIL PROTECTED] writes:
>
><< Nggak usah away deh, kalau memang PDIP terbukti menjarah duit rakyat, 
>kasi
>  tahu datanya. Mari kita sikat rame-rame. Apa susahnya? >>
>
>Lho, bung Yap.... yang pertama berani jamin bahwa dana itu bukan ngembat 
>dari
>duit rakyat kan sampeyan. Saya cuman berargumen bahwa anda bisa jamin itu
>dasarnya apa. Terus aku kasih teori yang sangat mungkin terjadi. Lha kok
>sekarang malah memutar-balikkan keadaan jadi kayak begini.
>
>yo wis lah kalo gitu, diskusi kok sama orang pdip....
>
>soniaulia
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan lakukan sendiri dengan 
>mengirim e-mail kosong ke;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail 
kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!









Kirim email ke