>Aku yakin sekali kalau Megawati hengkan dari PDIP lalu bergabung dengan
>PAN
>maka sebagian besar massa PDIP akan menyebrang juga ke PAN.
Ah bung Chandra, anda maunya mendahului skenario. Kartu kuning tuh...
Apa benar kita butuh Partai yang dipimpin orang semacam Megawati, dengan
platform dan tim pengendali sekualitas PAN dan mampu meraup gabungan massa
PDIP dan PKB sekaligus? Apakah partai yang begitu yang mampu mengimbangi
Golkar cs yang telah dicuci bersih pakai rinso anti noda, sehingga
keseimbangan politik di Indonesia terjadi pada kualitas tinggi?
Bung Chandra, biarkanlah telenovela mengikuti alur ceriteranya sendiri.
Bahwa akhirnya Rosalinda jadi juga bersatu dengan Fernando Jose, episodenya
harus sedikit diperlama, agar Alex sempat menikmati kemenangannya, atau...
iklannya mampu mengembalikan biaya dari kenaikan omzet....
Yap
>From: "Chandra Adenan" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] PDIP yang saya lihat.
>Date: Sat, 11 Sep 1999 21:07:50 +0700
>
>Bung Yap,
>
>Bangsa kita ini adalah bangsa Telenovela, sangat tersentuh kepada tokoh
>cerita yang tertekan.
>Dan pada cerita ORBA maka tokoh yang tertekan adalah Megawati, maka semua
>orang berpihak pada Megawati.
>Aku yakin sekali kalau Megawati hengkan dari PDIP lalu bergabung dengan
>PAN
>maka sebagian besar massa PDIP akan menyebrang juga ke PAN.
>Jadi disini kita bisa melihat bahwa sebagian besar bangsa kita belum mampu
>lepas dari kultus individu warisan feodal dan berpihak kepada system.
>Perhatikan pidato Megawati, tidak ada hal yang baru disana kecuali
>pemanfaatan pada emosi massa. Juga pada program kerja PDIP kalau nanti
>berkuasa tidak ada yang benar-2 baru.
>Bahkan secara tidak sadar, sebagian dari pemimpin PDIP adalah orang-2 ORBA
>juga.
>Tapi lepas dari itu semua, mari kita lihat apa yang akan dilakukan oleh
>PDIP
>pada saat politic honey moon nya nanti.
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!