Salam,

Pendapat ente kurang tepat,.

PDI-P itu memiliki sasaran jangka panjang,
Mereka sengaja mendukung TNI menjadi ketua DPRD Jakaruta,
Saya pikir maksudnya adalah agar TNI dapat diajak koalisi dalam pemilihan
presiden

Yah, semacam tujuan menghalalkan segala cara, lah
Atau istilah halusnya untuk memperoleh tujuan yang jauh lebih besar, hal
yang "kecil"-pun dikorbankan,.

Jadi, suara rakyat DKI yang telah memilih PDI-P harus berlapang dada karena
taktik tsb bukan bermaksud untuk melecehkan suara/kepercayaan yang telah
diberikan pada PDI-P,

Yah hanya strategi politik saja,
Tapi sedih juga ya, karena sekali lagi, rakyat menjadi kuda tunggangan
saja,.

 -----Original Message-----
From:   Jopie [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent:   Tuesday, September 21, 1999 7:28 AM
To:     [EMAIL PROTECTED]
Subject:        Re: [Kuli Tinta] MEREKA TAKUT ISLAM MENANG

*****
Bukankah PDI-P selama ini bersuara sebagai gerbong perlawanan terhadap
status-quo ?
- Itu bohong saja. Itu untuk mengibuli rakyat agar memilih PDI-P.

Drama di DPRD DKI Jakarta miniatur SU MPR mendatang ?
- Bisa jadi. Sangat boleh jadi PDI-P menghasilkan Presiden Militer. Dan
mereka sama sekali tidak merasa bersalah atas kejadian itu. Malah merasa
sebagai penyelamat.

Dengan begitu Indonesia Set back ?
- Memang orang PDI-P masih primitif. Lagaknya saja mereka memperjuangkan
demokrasi dan reformasi. Namanya saja partai demokrasi, tapi kenyataannya
partai dikatator.


*****
Hebat sekali memang si Arbi Sanit ini...
Partai Diktator - sebutan yang manis sekali ditelinga saya.

Partai punya pendirian dianggap Diktator...
Berkuasa belum... terbukti diktator juga belum...
Kalau pengamat politik mudah berbunyi ya susah juga ternyata...


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke