Belum tuh, karena memang nggak ada khan .....?
Lagian gue bingung kalau tangan kiri ngasih masak tangan kanan nggak tahu,
khan yang ngasih info otak.......?
Kalau ada khan tercatat di list penyumbang di dines sosial, atawa di badan
penyalur gitchu. Lagian berita sumbangan PDI-P gue siarkan cuma buat
menggugah pemimpin-pemimpin partai yang suka obral janjikatimbang aksi
(serta suka mbuat kursi) baserta pengagumnya agar mau niru seperti apa yang
dilakukan oleh para "dermawan" ini. Mengenai pamer sumbangan ini jauh lebih
baik katimbang ngaku-ngaku ... ya nggak .....? (memang ada sih yang
nyumbang tapi dienya kirim angkatan perang, tombak, parang, amunisi supaya
para pengungsi pada mampus karena berkelahi, dan ini bukti lho...... tapi
ssssst jangan bilang siapa siapa ya .....!)
BTW kalau memang ada wah saya sangat menghargai bantuan kemanusiaan itu,
semoga Allah Swt yang akan membalasnya, dan "Peace" buat anda (kalau
nyumbang lho).
Paijo si Bodo(namanya salah, sebenarnya Sambodo = Sembada = Elok
kelakuannya..he.he..he..!)
(Yang urun Rp. 50 rb perak buat pengungsi, tapi lewat KOMPAS lho bukan
PDI-P)
> ----------
> From: Izrin Agus[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Subject: RE: [Kuli Tinta] Bukti dan bukan janji
>
> logikanya kalo tangan kanan memberi tangan kiri jangan sampai tahu ...
> gitu
> bodo ...! jadi si bodo nggak tahu khan orang udah melakukan action atau
> belum ... ayo tebak ... !
> ----------
> From: Sambodo, Prijo (KPC)
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: [Kuli Tinta] Bukti dan bukan janji
> Date: Wednesday, September 22, 1999 9:32AM
>
> Saya diberitahu bahwa massa PDI-P/Megawati lagi pada ngumpulin sumbangan
> untuk dikirimkan ke para pengungsi (ke Ambon sudah dan rencananya akan ada
> pengiriman 50 ton bahan makanan/obat ke Tim-Tim). Yah jauh lebih baik
> bertindak katimbang yang lainnya yang bisanya pada berkoar mulu dan sibuk
> janji-janji (dan lagi pada sibuk beli kayu untuk bikin kursi).
>
******************delete*******************************
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!