Dalam agama Islam diajarkan setinggi2nya amal saleh itu adalah jika
dilakukan Lillahi ta'ala atau semata-mata karena Allah. Jadi orang laen
kagak perlu tahu, kagak usah pamer segala, dsb. Untuk menekankan itu Nabi
Muhammad SAW memberikan pengandaian, kalau perlu tangan kiri pun tidak tahu
apa yang telah dilakukan oleh tangan kanan.

Gitu lo Mas.


Riev


----- Original Message -----
From: Sambodo, Prijo (KPC) <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, September 23, 1999 7:47 AM
Subject: [Kuli Tinta] Bukti dan bukan janji


> Belum tuh, karena memang nggak ada khan .....?
> Lagian gue bingung kalau tangan kiri ngasih masak tangan kanan nggak tahu,
> khan yang ngasih info otak.......?
> Kalau ada khan tercatat di list penyumbang di dines sosial, atawa di badan
> penyalur gitchu. Lagian berita sumbangan PDI-P gue siarkan cuma buat
> menggugah pemimpin-pemimpin partai yang suka obral janjikatimbang aksi
> (serta suka mbuat kursi) baserta pengagumnya agar mau niru seperti apa
yang
> dilakukan oleh para "dermawan" ini. Mengenai pamer sumbangan ini jauh
lebih
> baik katimbang ngaku-ngaku ... ya nggak .....?        (memang ada sih yang
> nyumbang tapi dienya kirim angkatan perang, tombak, parang, amunisi supaya
> para pengungsi pada mampus karena berkelahi, dan ini bukti lho...... tapi
> ssssst jangan bilang siapa siapa ya .....!)
>
> BTW kalau memang ada wah saya sangat menghargai bantuan kemanusiaan itu,
> semoga Allah Swt yang akan membalasnya, dan "Peace" buat anda (kalau
> nyumbang lho).
>
> Paijo si Bodo(namanya salah, sebenarnya Sambodo = Sembada = Elok
> kelakuannya..he.he..he..!)
> (Yang urun Rp. 50 rb perak buat pengungsi, tapi lewat KOMPAS lho bukan
> PDI-P)
>




______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke