Itu kalau Betawi bilang : Kena lu gue kerjain. Orang kampung Bronx bilang :
Got chaaaaa.
Yang ngusulkan Pemerintah. DPR repot-repot bikin Badan Pekerja. Sidang pakai
bertahap-tahap. Selama itu Pemerintah mendesak terus agar DPR menyetujui,
jangan menunggu DPR baru. Sampai akhirnya pada Sidang Pleno DPR, semua
fraksi berapi api menyetujuinya. Artinya meluluskan permintaan Pemerintah.
Sesudah disetujui, Pemerintah bukannya langsung mengesahkan, malah bilang :
Santai dulu aaaaaaahhhh.
Got chaaaa....
Yap
>From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Sun, 26 Sep 1999 19:46:34 +0700
>
>Yang saya tidak habis pikir, kenapa aspirasi Rakyat
>justru didengar oleh Pemerintah ( itupun setelah ada
>korban Mahasiswa ), bukannya oleh wakil Rakyat ?
>
>Herannya bertambah ketika anggota DPR malah bilang
>bahwa justru mereka sudah berjuang dengan baik dan
>hati-hati didalam kasus UU-PKB ini, hanya saja
>Rakyat/Mahasiswa yang tidak mengerti.
>
>Kan kalau begini jadi aneh, wakil rakyat menyetujui
>UU-PKB, Pemerintah malah menunda-nya.
>
>
>Salam,
>bRidWaN
>
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!