itu kalau dalam tembang senggakan kethoprakan begini:

klambi abang gandhul ontang-anting
diajak ora gelem, ditinggal golung koming... e..e.eeee...

maxude-nya seperti orang terselip duri ikan asin di tenggak.
mau ditelan tidak bisa, mau dikeluarkan apa-lagi... serba
repot dan sulit. baru bisa lepas setelah dipaksa
di-"glontor"
pakai air asem panas atau wedang jahe.. tinggal pilih
mana?
air asem panas atau air jahe?

soeloyo
-------
----- Original Message -----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, September 27, 1999 5:27 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] UU PKB Di-Tunda ?


> Itu kalau Betawi bilang : Kena lu gue kerjain. Orang
kampung Bronx bilang :
> Got chaaaaa.
> Yang ngusulkan Pemerintah. DPR repot-repot bikin Badan
Pekerja. Sidang pakai
> bertahap-tahap. Selama itu Pemerintah mendesak terus agar
DPR menyetujui,
> jangan menunggu DPR baru. Sampai akhirnya pada Sidang
Pleno DPR, semua
> fraksi berapi api menyetujuinya. Artinya meluluskan
permintaan Pemerintah.
> Sesudah disetujui, Pemerintah bukannya langsung
mengesahkan, malah bilang :
> Santai dulu aaaaaaahhhh.
> Got chaaaa....
>
> Yap
>
>
> >From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
> >Date: Sun, 26 Sep 1999 19:46:34 +0700
> >
> >Yang saya tidak habis pikir, kenapa aspirasi Rakyat
> >justru didengar oleh Pemerintah ( itupun setelah ada
> >korban Mahasiswa ), bukannya oleh wakil Rakyat ?
> >
> >Herannya bertambah ketika anggota DPR malah bilang
> >bahwa justru mereka sudah berjuang dengan baik dan
> >hati-hati didalam kasus UU-PKB ini, hanya saja
> >Rakyat/Mahasiswa yang tidak mengerti.
> >
> >Kan kalau begini jadi aneh, wakil rakyat menyetujui
> >UU-PKB, Pemerintah malah menunda-nya.
> >
> >
> >Salam,
> >bRidWaN
> >
> >
>
>___________________________________________________________
___________
> >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
SENDIRI
> >dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> >Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> >Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
>
____________________________________________________________
__________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke