Enggak apa sih enggak sekolah asal seperti H. Agus Salim. Daripada cuma
lulusan SD terus bikin ijasah aspal, lagi.


Riev


----- Original Message -----
From: Mudjiman (KPC) <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, October 03, 1999 9:18 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Caleg PDI-P ada yang lulusan SD


> Weleh -weleh,
> Lha waktu jaman orde baru, orang yang meremehkan lulusan SD itu apa belum
> lahir di Indonesia. Kok, waktu itu diam saja, nggak protes terhadap Pak
> Harto yang mungkin cuma lulus SMP. Coba pilih, Pinter untuk minter-i atau
> bodo membikin pinter. Lha, apakah orang yang cuma lulus SD itu Bodo ?
Belum
> tentu! Tergantung orang-nya. Pendidikan khan ada formal dan non formal.
> Belajar bahasa, khan bisa kursus. Pengetahuan, khan bisa mbaca.
>
> > ----------
> > From: che[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Friday, October 01, 1999 8:50 PM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [Kuli Tinta] Caleg PDI-P ada yang lulusan SD
> >
> >                         Sukatni dan Ato Karno mungkin
> > belum apa-apa. Meski hanya
> >                         lulusan SD, mereka masih
> > aman-aman saja. Setidaknya, mereka
> >                         tidak memanfaatkan ijazah
> > palsu untuk mendongkrak
> >                         persyaratan administratifnya.
> > Soalnya, demi persyaratan itu, tak
> >                         kurang yang tega menyerahkan
> > ijazah aspal. Ini, misalnya, terjadi
> >                         di Solo. Delapan anggota DPRD
> > II Solo (termasuk ketuanya) --
> >                         semuanya dari PDI-P --
> > dicurigai berijazah palsu.
> >
> >                         Kedelapan anggota dewan itu
> > bahkan dicurigai 'berbohong' soal
> >                         pendidikan terakhirnya.
> > Pasalnya, sampai sekarang mereka
> >                         belum melengkapi syarat
> > administratif -- alias belum
> >                         menyerahkan ijazah
> > masing-masing. Tak pelak, mereka menjadi
> >                         sasaran rumor. ''Sudah
> > dilantik, sudah menerima gaji, kok belum
> >                         juga memberesi syarat
> > administratif. Jangan-jangan mereka tak
> >                         punya ijazah,'' kata seorang
> > anggota Dewan.
> >



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke