buyar ya?
gampaaaang.. nanti setelah tujuan utama berhasil,
yang buyar itu dibetulin lagi kan gampang...
sabet dulu pucuk pimpinan..... soal yang bawah-bawah
biarlah diurus bawahannya saja....
kalau gak puny wawasan kedepan yang jauh... ya tentu saja
menganggap itu buyar. ingat cak gigih dunia ini kan
mobah-mosik
selalu berubah, jadi semakin "mobat-mabit" sikap seorang tokoh
(seperti mobat-mabitnya kyai gusdur yang sekarang rajin
mengutip
idiom-idiom keagamaan.. hahaha) akan berarti menjadi tokoh
fleksibel
yang pantas mendapat apresiasi...
lho, lak ngunuuuu tah?

pusing wis,

drajad
-------

----- Original Message -----
From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, October 04, 1999 9:26 PM
Subject: [arek-suroboyo] Re: [Kuli Tinta] Pelacuran Politik


> Membaca semua pernyataan AR (dan Poros Tengah), serta
> para netter yang getol berada di belakang mereka
> selama ini, buyar sudah. Ketika Golkar menawarkan jasa
> untuk mendapatkan posisi lumayan, maka tak ada lagi
> jejak-jejak yang dibangun sebelumnya.
>
> Contoh :
>
> 1. Saya dicalonkan oleh partai saya sebagai presiden.
> Lain daripada itu, yang lainnya saja.
>
> 2. Kerjasama dengan Golkar adalah amit-amit.
>
> DLL.
>
> =====
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
>
> ------------------------------------------------------------
------------
>
> eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/arek-suroboyo
> http://www.egroups.com - Simplifying group communications
>
>
>
>
>


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke