arti yang membahayakan kalau yang tersebar di seantero
nusantara itu mengekspresikan ketidakpuasannya.
baik yang dilahirkan berupa bencana buatan, ataupun
yang bersifat batiniah... menjadi tega untuk tidak mendoakan
para pemimpinnya. maka apa akibat resonansi pengharapan
batin yang membahayakan ini?
arti yang mengenaskan,
seluruh nusantara sudah kadung diplekotho?
hahaha....
nasib kalau begitu mah...
hanya saja aku jadi heran dan pusing sendiri.
ternyata banyak diantara kita ini selalu berlebihan
berlebihan dalam memusuhi seseorang (pihak)
juga berlebihan dalam memuja dan bersetia kepada
pujaannya.... sebagai ungkapan pengganti MENYEMBAH.
lihatlah betapa seseorang dihinakan, diplekotho
sementara orang yang lainnya dipuja-puja selalu benar
selalu cerdik dan selalu piawai strategi dan manuvernya.
hehehehe...
beda dengan petuah seorang tua:
"dahulu kala ada orang gunung ke kota ingin beli emas
sesampai di toko emas, diberi selembar kertas kuning
dan penjaga toko meyakinkannya bahwa kertas itu adalah
emas. maka pulanglah orang gunung tadi denan bangganya
bercerita ke tetangga bahwa dia punya emas selembar.
akhirnya seluruh orang gunung menyebut sembarang lembar
kertas kuning adalah EMAS" betapapun jeleknya kertas itu.
selanjutnya petuah diteruskan: "MAKA selagi orang hidup
yang menuju mati, pergunakan segala ilmu rewes gunakan
nalar dan pikiranmu... apa mungkin emas itu bersifat lemas
dan miyar-miyur... mudah berubah, baik warna maupun
bentuknya?"
nuwun,
mbah soeloyo
(semakin merasa bahwa dulu mencoblos angin)
---------------------------------------
----- Original Message -----
From: $Bji(B <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Kuli Tinta <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, October 06, 1999 10:09 PM
Subject: Re: PRESIDEN MEGAWATI
> Mbah, yang bodho itu mudah diplekotho. Makanya mereka
sering
> dimanfaatkan untuk kepentingan para elit politik untuk
mewujudkan
> kepentingan politik pribadi dan kelompoknya.
>
> Namun didalam kesahajaan dan kebodohan terpendam potensi
> kejujuran, keluguan, dan keluhuran. Dan, ini tersebar di
seluruh
> antero Nusantara. Artinya?
>
>
> ----- Original Message -----
> From: mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>
>
> alasannya jelas, bahwa partai yang berazas nasionalis ini
> terlihat lebih
> diminati rakyat kecil yang bodo-bodo, sementara itu yang
> mestinya
> bisa memanfaatkannya untuk menggoyang dari dalam, demi
> selamatnya
> "hati muslimin" rakyat bodo-2 tadi bahkan ramai-ramai
> menghujat dan meninggalkannya.... dan dengan merentang
> simbol-simbol suci sibuk
> berpartai sendiri-sendiri, walaupun jelas-jelas sama
> azasnya. bahkan
> debat calon presidenpun kelompok "hati muslimin" ini saja
> peramainya..
> (saya nyebut waktu itu... mohon ampun.. dan berdoa
> mudah-mudahan
> kiprah PDIP mampu menyadarkan beliau-beliau itu)
>
> wassalam, mohon maaf bila kurang benar menyampaikan
argumen.
>
> mbah soeloyo
> -----------
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!