Saya tahu, salah satu kecaman yang tempo hari ditujukan ke Golkar adalah
adanya banyak anggota yang merupakan keluarga anggota lainnya. Nepotisme,
katanya.

Secara kurang ajar dan tidak tahu diri, banyak orang (yang bukan anggota
Golkar) menuntut dihentikannya praktek ini. Saya katakan kurang ajar,
karena mereka bukan anggota Golkar. Buat apa mereka menuntut?

Tapi sekarang, dari TV, saya lihat ada Guruh, Taufik Kiemas, ikutan jadi
anggota MPR (atau DPR?). Saya cuma mau nanya, terutama pada mereka
simpatisan PDI-P, yang begini ini masuk kelompok nepotisme atau tidak?
belum lagi adanya saudara2 Taufik Kiemas. 

Saya sih bukan lagi minta mereka dikeluarkan dari keanggotaannya. Wong
saya bukan anggota PDI-P kok. Akan sangat kurang ajar kalau saya nuntut
itu. 

Cuma, saya mau para simpatisan PDI-P bersikap fair. Jika hal itu dilakukan
di Golkar dan dianggap salah, ya mestinya hal itu juga dianggap salah di
PDI-P. Atau, standar gandakah yang mereka pakai?

WAM



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke