From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
"Baguslah, sebaiknya kita berterima kasih para perancang
orkestra Senayan yang telah melantunkan beat dinamyc-realistic yang
bernuansa kerukunan nasional dan mencintai kehidupan lebih dari sekedar
berkelompok kelompok secara fanatik."
Bung Yap , Para Netters ,
Kalau kita sejenak keluar dari kegundahan menang-kalah kelompok. Keluar dari
harap-cemas jangka pendek . Kemudian menyempatkan diri sejenak ngintip
nonton persidangan MPR yaang sedang berlangsung. Mungkin anda akan sepakat
dengan saya : Indah ! Dan bersyukur : Alhamdulillah.
Lihat rapat2 ad-hoc. Amandemen UUD 45 dibahas dengan dingin dan modern. Para
anggota bicara saling hormat-menghormati. Saling mendengarkan. Isinya penuh
keseriusan. Jauh sekali dari awan maya permusuhan diantara parpol / kelompok
/ masyarakat. Singkatnya : Profesional.
Saya mendengarkan pula bagaimana mereka bicara serius membatasi kekuasaan
pemerintahan . Kekuasaan yang dalam waktu lebih dari 50 tahun digunakan
secara awur-awuran. Dsb. Dsb. Insyaallah dengan waktu MPR akan lebih baik
dan lebih baik.
Dalam hati saya berbisik : Inilah sesungguhnya inti demokrasi. Bukan cuma
menang-menangan menaruh "pujaan" kita di kursi nomor satu. Wakil rakyat
berbicara, berunding dengan beradab dan akhlak. Memeras otak , menebar
wisdom , memikirkan nasib segenap bangsa. Kita di tribune menonton dengan
seksama . Sadar bahwa negeri ini punya kita semua. Kalau wakil2 kita tidak
maksimal, akan kita lempar keluar stadion next pemilu.
Di tribune stadion, kalau mau ledek2an sedikit, boleh lah ! Tanpa teriakan
Goooool ... apa artinya Manchester United ?! . Asal kita cukup arif, dalam
turnamen yang terdiri dari selusin kesebelasan , penontonnyapun terdiri
dari selusin pendukung yang berbeda. Kesemuanya bayar karcis. Kesemuanya
Bangsa sendiri. Jangan pakai molotov , tanpa kata "bangsat", tanpa tawuran.
Besok kita kan mau kerja kembali ?
Wassalam.
Abdullah Hasan.
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!