From: Paladin A. <[EMAIL PROTECTED]>
> pendek kata, jangan maksa! So what kalau lawan diskusi kita nggak setuju
> dengan pendapat atau keyakinan kita, itu kan terserah penilaian dia
> sendiri. Yang paling penting adalah bahwa kita dapat mempelajari sesuatu
> dari diskusi tersebut, yaitu kesempatan untuk mengetahui jalan pikiran
> orang lain untuk memperluas wacana dan wawasan kita sendiri.
-----------------------------------------------------------
setuju..
> Saya kok kurang setuju dengan konsep pemisahan negara dan agama
> (sekularisme?). Bagi saya hal ini ya tidak jauh berbeda dengan upaya
> pengkotak-kotakan terhadap sesuatu, bagaimanapun juga yang namanya ummat
> kan juga rakyat? Saya malah cenderung lebih menyukai konsep negara agama,
---------------------------------------------------------
masalahnya, dengan adanya distorsi pandangan terhadap agama2 lain, hal ini
menimbulkan rasa tidak percaya antar agama..
coba lihat, ada kerusuhan di Ambon, Aceh, yang dilihat apa? itu salah si
Kristen, itu salah si Islam..
yang dipersalahkan apa? agamanya..lalu orang mulai dimusuhi karena
agamanya..
dengan pandangan seperti itu, apa bisa digunakan konsep negara agama?
sekularisme adalah pengkotak2an? sudah jelas..
pengkotak2an akan selalu ada selama ada konflik kepentingan..kalo anda tidak
punya kepentingan apapun, anda tidak akan terkotak2..selain itu, kitapun
dididik dalam suasana pengkotak2an..jadi tentu saja pengaruh pengkotak2an
tidak gampang hilang..
> pemerintahan Rasulullah, hukum Islam diterapkan dengan sungguh-sungguh dan
> tanpa kecuali, menciptakan supremasi hukum dan kesamaan di hadapan hukum.
> sebagai kontrol sosial. Hubungan antaragama mencapai puncaknya dalam masa
--------------------------------------------------------------
supremasi hukum dll itu tidak tergantung dari agama bukan?
anda bisa saja seorang buddha, hindu, kristen, islam, atheis, kepercayaan,
dan bersikap adil..
coba lihat sejarah kerajaan di Indonesia..ada yang kerajaan hindu, tapi
makmur2 aja..
coba lihat kerajaan Jepang jaman dulu, kerajaan Inggris (tentu saja dilihat
yang berhasilnya..;p)..
yang penting kan kebersamaan, kerja sama dan sebuah sistem yang baik bukan?
> Sebagai penutup saya sangat berharap Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid
> dapat sedikitnya menciptakan suasana yang seperti ini, dimana komunitas
> Islam sebagai mayoritas bukan dianggap dan tampak sebagai ancaman, tetapi
> sebagai pelindung dan penjaga bangsa dengan segala perbedaan dan
> pluralitasnya. Amin.
--------------------------
saya berharap tidak ada lagi sebutan mayoritas minoritas..
saya berharap semua manusia saling melindungi dan menjaga..
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!