Hari ini laskar jihad demo di depan istana sambil membawa parang.
Mereka minta ijin mau perang di ambon. Sudah lama tidak dengar kabar
perang di ambon, eh ini mau berangkat perang.
Indonesia pasca orba ternyata menyisakan banyak sekali trauma serta
tradisi militer. Hampir semua ormas, parpol sekarang ini punya
pasukan militer swasta. Mulai dari bansernya NU,PPP, pasukan Jogoboyo
PDIP, jago silatnya FPI, pendekar bantennya Golkar, pasukan pengaman
PAN, pemuda pancasila, laskar itu, milisi anu, dstnya dengan segala
atribut pakaiannya, belum lagi pam swakarsa, ratih, serta hansip.
Gejala ini menunjukkan betapa masyarakat trauma sekali dengan segala
kekerasan jaman orba (sudah berlalu belum ya ?) sehingga mereka musti
menjaga keselamatan diri sendiri. Buntut dari rasa tidak aman ini
adalah rasa saling curiga berlebihan antara sesama kelompok
masyarakat. Selain itu juga menunjukkan tidak adanya kepercayaan pada
Polisi/TNI sebagai lembaga penjaga ketertiban. Yang lebih parah lagi
yakni mental main kuasa serta main paksa pasukan swasta ini. Secara
enggak sadar mereka ingin meniru TNI yang dulu main kuasa itu.
Kekerasan telah berbuah kekerasan, fasisme TNI beranak pinak jadi
fasisme agama, serta kelompok. Orba dan TNI telah sukses mendidik
manusia Indonesia, menjadi seorang diktator sejak dalam pikiran.
Sejarah katanya selalu berulang, dan rasanya kita sedang mulai
mengulangi sejarah saat orde lama. Dulu PKI minta ada angkatan ke 5
yakni buruh dan tani dipersenjatai. Sekarang ternyata angkatan ke 5
itu sudah ada, dan sepak terjangnya sungguh menakutkan. Orang bijak
selalu bilang belajarlah dari sejarah, dan kita betul-betul belajar
sejarah sampai tuntas-tas, dan mengulanginya dengan sungguh-sungguh,
sehingga prestasinya melebihi pendahulunya.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!