> -----Original Message-----
> From: Begaya Wisnu [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>
> --- Indra Bayu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Padahal saya berharap, ah siapa tahu lama2x ikut
> > pinter baca tulisan2x
> > teman2x disini yang wawasannya ...wow. Eh, cuma
> > nggak boleh baca Tekad. Ya
> > deh nurut. Apa dong... demokrat? bangkit? pop?
>
> mau pinter masuk milis ini ?
> itu namanya kesasar dan keliru.
> milis ini cuma buat main-main
> becanda
> saling ledek
> lalu ketawa-ketiwi
> bareng-bareng
> mengharapkan kepinteran dari sini itu tak mungkiiiiin
>
perspektif anda begitu, ya nggapapa...sah2x aja.
> mau ngritik GD, MW, PDI-P, sumbernya tekad, republika
> mau nggodain AR, Porteng, sumbernya Demokrat
>
jadi ngritik dan nggodain nggak boleh juga...saya pikir itu bisa memancing
diskusi bagus. Salah juga rupanya...
> jelas-jelas masing-masing partisan
> bolo sendiri, dibagusin
> bolo sana, dijembret-jembretin
> yang begini dipakai bahan ?
> mau yang pintar pulak, bah ...
> lho, lak kliru kabeh tah iku mau
> ngono lho, ndra
> ta-i-yaa.......
>
Ini lagi canda, ketawa-ketiwi dan saling ledek kan...
tambah pintar juga kan.. bercanda, ketawa, dan ngledek.
Untuk apa juga begitu, apa gunanya..(sigh)
Mungkin, ini khas karakter kebanyakan orang (indonesia?)
Melihat segala sesuatu dari "apanya nih yang diserang? Gimana saya mesti
bertahan?"
Berprasangka buruk. Curiga. Sinis. Nggak mau kalah bahkan untuk 'apapun'.
Tidak mencari kebaikan dari sebuah keadaan, tapi malah memperburuk.
Mungkin memang itu karat yang ditinggalkan dihati kita oleh perlakuan tak
manusiawi negara terhadap rakyatnya selama ini. Mungkin memang cuma perlu
waktu.
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!