Lagi pengen ber"karat"

> -----Original Message-----BW :
> Indra ini lucu.
-----------------
he..he..
-----------------
> Ketika ada yang tanya sumbernya apa untuk 'Fordem
> minta gedung', dijawab Wisnu kalau Tekad, maka
> komentarku, 'lha wong Tekad'.
> Yang begitu itu dianggap Indra sebagai melarang baca
> Tekad. 
-----------------
dianggap apa dong, "nggak usah baca Tekad?"
-----------------
> Malah ngambul dengan mencoba 'kalau gitu apa
> baca Demokrat, Bangkit atau Top'.
> Padahal, siapa yang nggak bolehin baca Tekad?
-----------------
Nggak ada, cuma "lha wong Tekad". Sinisme begitu bisa berarti lain? 
-----------------
> Padahal (di postingku berikutnya), aku kasih contoh,
> bagaimana media-media partisan (Demokrat termasuk di
> sini) membuat berita. Yang bolo sendiri dibagusin,
> yang bolo sana dijelekin.
-----------------
Ah, semua juga begitu. Minimal, kalau bolo sendiri tidak dibagusin, ya tidak
dikatakan jeleknya. Buat media, itu  - menyembunyikan yang buruk - sudah
suatu ketidak jujuran.
-----------------
> Nah yang begini ini kan
> rada-rada bias bolehnya dipakai bikin judgement ke
> pihak lain, yang nyata-nyata memang dijadikan sasaran
> tembak.
-----------------
why sasaran tembak? kok selalu diarahkan ke arah jatuh-menjatuhkan? Apa
memang selalu begitu?
-----------------
> Lain kan kalau sumber beritanya itu bukan media
> partisan? Gitu lho maksudku.
-----------------
see WAM reply..he...he
-----------------
> Lalu siapa juga ngelarang nggodain, ngeledekin ?
> Sah-sah saja, kok. Ini media bebas. Wong cuma ngomong
> saja, kok. Dipercaya sukur, enggak kan enggak
> petek-en?
> Nah, dalam situasi serba tak jelas mana betul mana
> rumpi, apa ya bisa dipakai jadi pinter?
> Langsung saja masuk ke masalah, ndra...
-----------------
Masalahnya, komentar mempermasalahkan sumber, instead of apa masalahnya,
buat saya, sangat tidak mendidik. Itu aja. Buat anda cuma bercanda, ya
silahkan, cuma sayang aja. Udah ah ngaratnya, kasihan yang baca. Baca
tulisan bung Yap ama mBah Soel aja, lebih bermutu.
-----------------
 


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke