Bung Aswat,
Pada mulanya memang cuma desakan dan kampanye saudara
saudara kita yang beragama Kristen. ( Ingat kegigihan Romo Mangun ).
Akhirnya sukses besar, merdekanya TIMTIM  jadi desakan dunia.
Habibie yang mungkin sudah sebel ( seperti saya juga dan banyak
kalangan Muslimin ) cuma memberikan apa yang diminta dunia. Itupun
tanpa melangkahi MPR ( tolong dijelaskan bab mana melangkahinya).

Bab yang mendukung dan menolak pertanggung-jawaban bukan
soal TIMTIM. Malahan bukan lagi soal performance kepresidennannya.
Itu cuma soal politik : apa dia boleh berlaga kembali untuk bisa
dipilih sebagai presiden ?

The idea behind ? Jelas ada. Dan memang harus dipikirkan dan
dimengerti. Yang berpikir lempeng berpikir : Itu adalah oposisi
yang sehat. Itu adalah peringatan bagi presiden yang sekarang,
bahwa jaman presiden lama-lama , jaman bisa berbuat apa
saja tidak ada lagi . Insyaallah. Presiden bisa dijatuhkan, kalau
tidak perform, kalau tidak kerja betul, kalau tidak mau repot-repot,
Kalau tidak serius.
( kata AR : urusan 200 juta orang harus pakai repot. Jangan
sa enaknya saja. Sayapun bangga punya ketua MPR yang tegas
dan tidak takut pada presiden yang diberi mandat itu ).

Yang berpikir ngeres dan kuno akan berpikir : Kok ada ya yang
tidak seirama dengan presiden yang sudah terang bijaksana dan
betul itu , ya ? Pasti dia kepingin jabatan presiden ! Mereka itu
cuma mengacau. Dibayar berapa ya ?

Payah deh kalau kita mau seperti itu terus-terusan.

Wassalam
Abdullah Hasan.

-----Original Message-----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, April 16, 2000 10:31 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Reaksi Berlebihan


>Pak Hasan,
>
>Dulu ketika Habibie menawarkan opsi merdeka kepada
>Timtim yang jelas-jelas melangkahi MPR tidak ada reaksi
>seperti saat ini. Bahkan selisih suara yang mendukung
>dan menolak pidato pertanggungjawabannyapun tidak
>banyak.
>
>The Daniel's point is : "is there any idea behind?"
>
>salam
>
>


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke