Lho, kan sampai Kapolri juga ngomong begitu.
Kayaknya sih memang ada, hanya entah bentuknya PT. CV atau Yayasan. Atau
tanpa bentuk (perorangan)
Yoris juga kelwatan, masak mengaku diorder Kodam untuk mengerahkan massa.
Jadi ada nggak sih demo bayaran? Coba dipikir sekali lagi.
yap
Success is neither magical nor mysterious.
Success is the natural consequence of consistently applying basic
fundamentals.
----- Original Message -----
From: che <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, 19 April 2000 8:34 WIB
Subject: [Kuli Tinta] PT Penyedia Demo
> Kapolri Curigai PT Penyedia Demo
> Reporter: Iwan Triono
>
> detikcom - Jakarta, Polisi rupanya agak repot dengan banyaknya demo.
> Di saat maraknya demo, termasuk gerakan damai para guru, tiba-tiba
> Kapolri Letjen Pol Drs Rusdihardjo mencurigai ada semacam perusahaan
> (PT) penyedia unjuk rasa.
>
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!