Sekedar sebagai tambahan,
AR dalam wawancara di TV kemarin mengatakan bahwa
kritikannya yang tajam adalah dalam wacana demokrasi.
selanjutnya AR mengatakan bahwa Insya Allah ia tidak
akan menggusur atau mendongkel GD.
Jadi, sudah amat jelas bukan? Mengapa diributkan?
----- Original Message -----
From: mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, April 20, 2000 5:06 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Salahkah Amien?
----Original Message Follows----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kuli Tinta] Salahkah Amien?
Date: Thu, 20 Apr 2000 13:33:20 +0700 (JAVT)
Dua hari lalu, saya baca dari harian Rakyat Merdeka
(hayo, siapa yang mau menyalahkan saya karena baca
koran ini?), isinya PKB akan melawan jika Amien
ingin menSI kan Gus Dur. Partai itu meminta AR tidak
memanfaatkan jabatannya untuk _politik praktis_.
-------------
ah, mas WAM... rupanya nggak ada kok yang mo nyalahin
sampeyan baca koran-koran apa saja. kalau aku sih malah
perlu membaca koran-koran simpatisan mopun partisan.
itu seandainya aku seorang simpatisan suatu partai
ato golongan, lho. terlebih bila seandainya mak-bruk,
aku jadi aktivis atau kadernya... akan aku baca semua
koran konspiran, partisan atau simpatisan partai-2
lain, terutama yang rasanya berlawanan haluan.
kan jadi tahu, apa sebetulnya yang dilihat orang atas
partai ato golongan tempat mainku itu. walaupun mungkin
validitasnya diragukan, toh ada paling sedikit
"pendapat"
siapa tahu kalau fitnahan itu tidak diantisipasi sejak
dini akan menjadi kenyataan? lak malu-maluin.. sudah
bilang
penginny begini kok, mak pleciiiiis ternyata ngakuin
sendiri bahwa yang dipersangkakan orang dulu benar
adanya... (hehehe.. mo dianggap nyindir ya terserah
lah)
----------------------
Saya sudah lama tidak punya simpati terhadap AR. Karena
ucapannya. Namun, dalam kasus di atas saya pengin
ketawa.
Bahkan kentut bertubi-tubi, jika mungkin. Mengentuti
ucapan
hipokrit. dst, didel.....
Sebagai Ketua MPR boleh saja AR bilang begitu. Pola
pikir hipokrit macam
itu yang membuat saya kepingin kentut. Mengentuti
ucapan kelompok yang
tidak mau bercermin diri. Memangnya dulu ada orang PKB
yang memprotes
tindakan Matori? Kok sekarang Amien diprotes?
-----------------------
lho, mas WAM apa tak ngikutin berita-berita tentang
mas amien yang telah menyatakan misalnya:
1. tidak akan mengubah SU jadi SI
2. memberi kesempatan pak dur setahun lagi, berhubung
raportnya katanya merah.. (hore-hore aku tinggal
kelas
lihatlah rapotku semua angka merah... hahaha, kata
mbah dur. kan masih kesempatan ngulangin
kegemarannya
setahun lagi... walopun itu belon kejadian SU.. kok
sudah ngramal mo kasih kesempatan 1 tahun lagi sih?)
3.sebagai ketua MPR mulai sejak dia bicara itu (kapan
ya?
lupa!) tidak akan partisan lagi.. (lho kan sadar
brarti)
akan lebih memikirkan bangsa (entah bangsanya
siapa...)
dll.
terus kok mas WAM tanya apa dulu anggota PKB (aku bukan
anggota lho) tidak memprotes Matori. lha kalau ada yang
membalas, apa sekarang juga ada anggota PAN yang
memprotes
amien? dak daaa dick (kata mendiang JALAL... hehe)
sama aja kok mas, semua masih ingin buat sendiri aja.
masih mendongak semua... sampai nggak tahu yang dibawah
sedang ribut.apalagi melihat "udel sendiri"...
pareeeng...
mBah Seoloyo
moderator ML wjseto:
subscribe: [EMAIL PROTECTED]
HTTP://io.spaceports.com/~wojoseto
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!