Bung Aswat 'kok jadi bingung atau hanya belagak bingung nii...
"kan manusia membutuhkan dua hal yaitu kebutuhan-materi dan kebutuhan yang
bersifat spiritual.
Segi positif perwujudan Marxisme 'kan "membela kaum miskin yang tertindas
oleh kapitalis"; tapi segi negatif filsafatnya yang sangat negatif karena
meniadakan Tuhan dan utopinya tentang "classless society".
Nah, kebutuhan manusia di Cuba dan Polandia ya sama saja dengan kita. Maka
terjadilah situasi yang anda "bingungkan" itu.
Sampai sini dulu (mau makan pisang goreng dulu ahhh..)
Janto
----- Original Message -----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, April 24, 2000 7:50 AM
Subject: [Kuli Tinta] Pengulangan seri II


> Diskusi marxisme dan atheis di milis ini sungguh
> menambah pengetahuan saya. Terima kasih.
>
> Pagi ini saya melihat berita dimana Fidel Castro
> pemimpin negara dengan faham yang diperdebatkan itu
> merayakan Paskah di Cuba.
>
> Juga, Polandia ternyata didominasi oleh orang beragama.
>
> Jadi bingung nih ..., bagaimana sih fenomena itu bisa
> terjadi? Di satu sisi katanya menganut faham yang
> atheis, namu di sis yang lain beragama. Atau, agama
> hanya sebagai model atau kebiasaan hidup saja?
>
> Mohon pencerahan.
>
>
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke