Kira-kiraku begini.
Yang dicungkil dari bingkai kabinet adalah Yusuf Kalla
yang ditinjau dari sudut mana pun adalah kartu mati.
Namun agar bang Akbar tak kuciwa, maka ada imbangan
yang harus dilakukan, yaitu Laksamana. Mengapa bukan
Kwik?
Laksamana adalah orang baik. Dia sekedar 'tumbal'
untuk tidak membuat bang Akbar mencak-mencak, karena
titipannya, yang Kalla, dilengserkan.
Akankah jurus 'dewa mabuk' membuat dalam hal ini
wapres ilang muka ?
Tidak.
Ada bidikan memutar yang dilakukan oleh si buta dari
Ciganjur ini, yaitu Laksamana akan jadi gubernur BI.
Dalam hati aku menyayangkan pengganti Laks, yang
Munir. Tetapi marilah kita mulai menghargai hak
prerogatif presiden, dan tak menggunakan analisa
berlatar belakang partai.
=====
Pakai HIKAM, siapa takut....?
Embat terus PDI-P, GD dan MW ....
Semua posting mesti dibikin belok ke PDI-P, GD dan MW sebagai biang keroknya ....
Logis ndak logis, jalan terus .....
Wong aku 'intelektual', kok .......
Begaya...Begaya...
Seolah-olah si 'dia'
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send online invitations with Yahoo! Invites.
http://invites.yahoo.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!