Bagaimanapun juga cara-cara seperti itu merupakan cara
yang tidak terpuji da bertentangan dengan visi
kepemimpinan GD. Hal itu hanya menambah negative point
bagi GD. Mestinya generasi muda NU bisa
mengendalikannya.

Namun, di sisi yang lain, saya setiap kali berhenti di
perempatan traffic light sering ngeri membaca head line
koran-koran atau tabloid yang memang ditujukan untuk
menarik pembaca meskipun terkesan provokatif. beruntung
saya bisa mengakses informasi pros and cons melalui
internet sehingga bisa lebih jernih menilai jdul berita
itu, namun bagaimana dengan yang tidak bisa?

Harus diakui bahwa terbitan media cetak menjamur dan
itu jelas menambah lapangan pekerjaan. Namun, sambil
melanjutkan perjalanan saya berpikir bagaimana kalau
situasi dan kondisi menjadi lebih jelek dan orang-orang
itu tidak bisa lagi menjajakan korannya seperti dulu
ketika krisis dan harga kertas melambung?

Bersikap kritis terhadap pemerintah adalah sebuah
keharusan agar pemerintah terkontrol dan peradaban
bangsa ini semakin baik; namun part of the solution
jelas bisa dibedakan dari part of the problem. Itu
semua merupakan pilihan, pada dasarnya.

��




----- Original Message -----
From: Pramudita Darana <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, May 08, 2000 11:55 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] HIKMAH


> Yang kedua kejadian yang menimpa pers. Saat ini pers
sudah bisa melawan.
> Jawa Pos diserbu masa NU.  Dengan gaya bandit, mereka
menuntut 34 milyar dan
> mesjid. Mesjid kok mau dirujak dengan sayur
ugal-ugalan. Gd dan pemuka
> NU-pun diam. Malah menikmati ?.

Semoga Jawa Pos mau bersyukur dengan kejadian ini,
sebab kejadian ini membikin
mata terbuka. NU dan Kisdi jadi enggak ada bedanya.
Dulu Kisdi memalak Kompas.
Sekarang Jawa Pos kena palak banser. Gus Dur dilawan,
ya ringsek.






- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke