----- Original Message -----
From: "Phantom Stranger" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, May 20, 2000 11:44 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] pemberitaan di media massa


PS :
berarti media massa juga harus membentuk opini masyarakat, atau
membiarkan
masyarakat membentuk opininya sendiri?
btw, kenapa yang dengan penilaian lebih laris dari yang tidak pakai
penilaian?
juga kenapa kalo hanya memberitakan faktanya saja, bisa menimbulkan
emosi?
----------------------------->
lho katanya (siapa tadi pagi yang ngomong di koran) media massa
atau pers itu sebagai pilar ke-4 dari pemerintahan. jadi semacam
menjadi "tukang nyinyir" lah... agar pemerintahan berjalan lurus-lurus
saja sesuai kehendak rakyat (kalau wakil rakyatnya yang "neko-neko"
terus gimmanna'?)
yaaah.. kentara kok.
kan koran-koran tertentu memiliki "tukang pengamat" tertentu... yang
kalau ditengok ke belakang "tukang pengamat" itu "jebulnya" banyak
'kala-srengginya'.... hiiyyyy.
lantas masyarakat ikutan "mengkadungkan" diri melanggannya. menjadi
tu-satunya sumbar berita yang di-valid-valid-kan.. lho lak lepok-a?
yang beginilah yang membuat berita dengan penilaian laris....
lha terus mudah menyebar dari "koran" menuju mulut ke mulut..
(ah jorok ah..)

salam,

soel
------

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!














- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke