Saya merasa trenyuh mendengar uraian Farhan yang menterjemahkan nurani secara
subjektiv, yang berarti tidak ada lagi yang disebut nurani.Berarti nurani yang
satu bisa belrlawanan dengan nurani yang lain.  Berarti selamat menuai kehancuran
bagi bangsa ini sebab pembalasan lah akhirnya menjadi falsafah bangsa ini.



>Salam,
>
>Tampaknya harga demokrasi terlampu mahal bagi bangsa ini,
>Rasanya jaman Pak Harto lebih enak, 
>aman, damai, tenang,..
>
>Yah sekedar menyuarakan aspirasi sajalah,.
>
>
>
>----- Original Message ----- 
>From: <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Friday, June 09, 2000 10:30 AM
>Subject: [Kuli Tinta] Penghancuran Bangsa
>
>
>> Konflik Gusdur dengan Sabirin jelas sudah menggiring kita untuk
>> menhancurkan
>> bangsa secara beramai-ramai. Adakah diantara kita yang masih merasa
>> bangsa Indonesia.
>> Saya rasa populasinya ,akim hari makin berkurang. Lihat..........
>> Betapa naifnya kita ini. Krisis moneter yang dimulai dengan kebobrokan
>> perbankan
>> menyusul kenaikan kurs dan terakhir krisis politik. Bagaimana mengurai
>> masalah
>> bangsa ini. 
>> 
>> Pertama kita bangga telah berhasil memilih presiden kita sendiri dengan
>> biaya
>> yang luar biasa. Biayanya adalah biaya gejolak kurs sebelum pemilihan
>> presiden
>> ( Kenaikan kurs Rp 100 saja merugikan negara sebesar Hutang Negara lebih

>> kurang
>> $ 100 milyar X Rp. 100 sama dengan Rp 10 triliun) sesudah itu kita
>> naikkan suku
>> bunga untuk meredam kurs sampai 70% hasilnya semua bank ambruk walaupun
>> tidak
>> ada hubungannya dengan $. Kerugiannya biaya rekap yang berjibun. Ini
>> sebelum
>> presiden terpilih
>> 
>> Nah sekarang......
>> 
>> Masalah perbankan mau diberesin. Akan tetapi hubungan yang tidak baik
>> antara
>> BI dengan pemerintah bisa kita ihat dari pemberitaan-pemberitaan.
>> Sekarang siapa
>> pun yang menjadi presiden untuk mengatasi masalah perbankan pasti dia
>> ingin
>> mendapat kerja sama yang bagus dengan BI.Kita harus jujur soalnya
>> masalah perbankan
>> ini bukan hanya masalah bank semata, kita harus jujur adalah masalah KKN

>> selama
>> ini. Lihat betapa naifnya kita berlindung dibalik Independensi BI
>> sehingga Independsi
>> secara publik opini telah berubah menjadi oposisi. Nah kalau kita
>> menjadi presiden
>> apa yang dapat kita perbuat dalam hal ini??????
>> 
>> Nurani kita yang bicara
>> 
>> ____________________________________________________
>> Get your free E-mail account at http://www.detik.com
>> ____________________________________________________
>> 
>> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
>> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>> 
>> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>
>
>->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
____________________________________________________
Get your free E-mail account at http://www.detik.com
____________________________________________________

->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke