Saya mau kutip salah satu omongan Gus Dur yang nggak betul :

" ..... karena pada dasarnya semua ajaran agama itu sama ..... "

Jawab dengan jujur : Benarkah semua ajaran agama itu sama ?


-----Original Message-----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, June 04, 2000 6:06 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Selamat


>Iklan Yayasan Cinta Bangsa mengetengahkan GD yang
>mengatakan bahwa tidak ada agama yang menilai rendah
>agama lain, karena bila itu terjadi maka sebenarnya
>agama itu sedang merendahkan agamanya sendiri. Juga,
>dalam ikln tu GD mengatakan bahwa tdak ada agama yang
>ingin hidup sendiri dan tidak menghendaki hidup
>berdampingan dengan agaman lain karea pada dasarnya
>semua ajaran agama itu sama.
>
>Saya menyarankan agar iklan ini diputar berulang-ulang
>di seluruh stasiun TV  Saya memperhatikan perilaku
>anak-anak saya yang sangat terkesan dengan ucapan GD
>tersebut. Saya merasa pasti bahwa banyak anak-anak di
>Indonesia yang juga merasakan seperti apa yang
>dirasakan oleh anak saya.
>
>Kalau yang tua-tua, ya.... sudahlah terima saja itu
>sebagai bagian dari cerita yang harus kita lalui.
>Namun, jangan sampai anak-anak kita mewarisi hal-hal
>yang tidak patut diwarisi dari orang tuanya.
>
>��
>
>----- Original Message -----
>From: mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Sunday, June 04, 2000 9:41 AM
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Selamat
>
>
>Sebagai umat beragama,
>mestinya cermin yang disediakan oleh Nya amatlah jelas
>dan besar menembus ruang dan waktu. Cermin tentang
>hancur dan berjayanya bangsa-bangsa.Walaupun di kitab
>hanya diceritakan serba simbolik dan penuh "harapan"
>untuk di-interpretasi-kan, namun merupakan cerminan
>yang nyata. Aku jadi ingat cerita tentang Fir'aun
>(pirngon) Mesir. Suatu bangsa besar yang mencapai abad
>modern jauh berpuluh abad yang lalu.... jadi hancur
>luluh tak berbekas. Hingga bahasa Mesir pun hilang.
>Tentu ada sebabnya.
>Adakah yang bisa menerangkan, alasan apa yang utama
>sehingga bangsa-bangsa tangguh di muka bumi jaman
>dahulu (dan kini) menjadi hilang tak berbekas?
>Apakah pemahaman agama tidak bisa dijadikan sarana
>memelihara dan memajukan bangsa?
>Atau malah sebaliknya, yang terjadi di negeri tercinta?
>Agama menjadi faktor hancur dan lantaknya bangsa yang
>mengaku "besar", Bangsa Indonesia yang berbhineka
>Tunggal?
>Kalau benar begitu, lantas apakah jalan kita ini sedang
>salah arah? Kamangka, padahal, sudah memohon tiap saat
>agar diberi petunjuk JALAN YANG LURUS... (rupanya lurus
>juga menuju kehancuran....sedih!)
>
>mbah soeloyo
>------------
>(sedang asyik mengikuti berita POSO)
>
>
>_______________________________________________________
>_________________
>Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at
>http://www.hotmail.com
>
>
>- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta
>www.indokado.com
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
>SENDIRI
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke