>From: "Cemara Laut" <[EMAIL PROTECTED]> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] >To: [EMAIL PROTECTED] >Subject: Re: [Lingk] ttg Amin Rais >Date: Sun, 04 Jun 2000 16:43:55 EDT > >Assalamu'alaikum Wr.Wb. > >Perkenankan saya membuat beberapa catatan tentang posting ini: > >[1]. Bung Lingkat seharunys mencantumkan alamat email pengirim > [fwd] artikel ini agar orang lain yang punya interest utk > tahu lebih jauh/melakukan konfirmasi dapat melakukannya. > >[2]. Penulis posting [kawan bung Lingkar], seharusnya berani > menulis siapa nama pengusaha rokok yang diwawancarainya > [berikut alamatnya], dan siapa kawannya yang melihat AR > tersorot TV di Jerman itu [plus di saluran apa siaran > itu terlihat berikut tanggal dan jam] agar kawan lain > yang ingin melakukan konfirmasi dapat melakukannya > [saat ini banyak mhs Indonesia yang sedang berada di > Jerman, mereka bisa dimintai tolong ngecek berita itu > jika si Penulis artikel dapat menyebutkan kapan kawannya > melihat AR disorot TV Jerman itu]. > >[3] Menulis cerita/berita/statement dengan referensi: kawannya > kawan adalah tindakan yang sangat berbahaya. Apalagi materi > yang ditulis sangat sensitif spt ini. > >[4] Penulis posting itu mestinya juga mengungkap apa saja isi > SK Menkeu itu untuk melihat kaitan antara cukai Marlboro dng > rokok lain. > > Menkes telah berulang kali menghimbau agar kandungan TAR > dikurangi [demi kesehatan perokok]. Bila SK itu terkait dng > isi TAR, maka kita harus melihat jauh ke dalam hal-hal yang > terkait dengan apa yang diatur SK itu. Tanpa melihat isi SK. > >[5] Masih terkait dengan SK, harus dilihat apa yang diatur shg > nanti akan terlihat apa benar pengusaha besar diuntungkan > dan pengusaha kecil dirugikan. Dalam konteks apa pengusaha > kecil dirugikan. Bila SK cukai itu dikaitkan dengan kandungan > TAR [lagi], maka siapa pun yang dirugikan [pengusaha]...ini > masih berdampak positif bagi kesehatan konsumen rokok. > >[6] Penulis artikel itu mestinya mengungkap apa saja isi artikel > dalam majalah yang disebutnya agar tidak miss-lead people yang > membaca tulisannya. Kutipan yang tidak lengkap yang dilakukan > penulis [kawan bung Lingkar] memberi kesan negative ke AR, > sementara itu khalayak tak diberi informasi lengkap apa isi > majalah itu. > > Judul "AR terlilit cukai" tidak berarti isi tulisan itu > membuktikan bahwa AR benar-benar tersangkut cukai. Saya faham > benar bagaimana membuat judul berita agar punya nilai jual. > [Selain pernah menjadi wartawan, saya juga mengambil beberapa > m.k. di bidang jurnalistik]. > > Kawan bung Lingkar saya nilai tidak jujur dalam membuat > tulisan. Tidak jujur dalam arti tidak berani mengungkap isi > majalah [melainkan hanya mengutip judul], yang kemudian > ditutup dengan pernyataan AR: "Saya memang bertemu dengan > pejabat BAT di Londong." > > Bila penulis artikel itu jujur, dia juga berani mengungkap > dalam rangka apa AR bertemu pejabat BAT dan apa yang mereka > bicarakan, dng mengungkap dua hal itu khalayak umum akan > mendapat gambaran lebih lengkap apakah AR memang spt yang > digambarkan oleh penulis posting itu, atau justru sebaliknya. > > Misal: AR mengaku berdiskusi dengan pejabat BAT, tapi AR > menolak ketika ditawari sebuah kerjasama yang bisa > menjerat dirinya dan partainya. > > Bertemu tidak berarti membuat komitment bersama. Saat reformasi >lagi jalan, AR juga mengaku beberapa kali bertemu Prabowo. Tapi >Republika berulangkali mengungkap kalimat AR bahwa dia [AR] tak punya >komitment politik apa-apa dengan Prabowo. Bedakan antara bertemu dan >membuat komitment. > >[7] Unless bisa memberikan elaborasi beberapa informasi yang > saya minta di atas, saya golongkan fwd bung Lingkar ini > sebagai "trash". > >[8] Bila posting ini ditulis sendiri oleh bung Lingkar kita > masih bisa mendiskusikan kabsahan isinya. Tapi sayang sekali > bung Lingkar hanya menyebar "garbage". > >[9] Saya bukan pengurus/anggota PAN. Bukan pemuja AR. Tapi saya > benci tindakan dholim. Posting ini adalah salah satu bentuk > tindakan mendholimi AR dan PAN. Dan oleh karenanya saya perlu > speak out. > >Wassalam, >=usman maine= > > > >From: Lingkar <[EMAIL PROTECTED]> > >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] > >To: [EMAIL PROTECTED] > >Subject: [Lingk] ttg Amin Rais > >Date: Sat, 3 Jun 2000 19:59:19 +0700 > > > >Hello netters Lingkungan, > > > >Saya forwardkan email dari kawan saya ttg AR (tanpa tendensi apapun). > >Semoga berguna. > > > > >Menurut info dari pengusaha rokok, Amien Rais (AR) mendapat uang sebesar > >25 juta dollar AS (sekitar Rp.180 Milyar) dari beberapa pengusaha rokok. > >Bagi > >pengusaha rokok uang patungan 180 Milyar tentu bukanlah uang yang sangat > >besar, tetapi bagi Amien Rais / Poros Tengah, tentu uang itu sangat > >berguna. Bagaimana ceritanya seorang Amien Rais yang Ketua PAN dan Ketua > >MPR bisa ditempel/menempel pengusaha rokok? Rupanya Menkeu Bambang >Sudibyo >benar-benar menjadi kepanjangan tangan AR untuk mendapatkan uang >itu. > >Bambang Sudibyo dengan kekuasaannya sebagai Menkeu telah menerbitkan SK >> >baru yaitu SK Mekeu No.89/KMK.05/2000, tgl. 29 Maret 2000 tentang >>kenaikan >> >tarif cukai hasil tembakau. SK baru ini telah membatalkan SK Menkeu >> >sebelumnya tentang hal yang sama yang belum satu tahun berlaku. SK baru >> >yang diterbitkan Bambang Sudibyo menyolok sekali berpihak kepada >> >pengusaha2 rokok besar (= yang mampu menyuap banyak), dan membebani >> >pengusaha rokok >> >kelas menengah-kecil (=yang tentunya suapnya juga kecil ataupun tidak >> >mampu menyuap). >> >(Seorang teman mengkonfirmasi, bahwa pernah melihat AR di TV >> >(ter"shooting" kamera) sekilas dalam sebuah acara di Jerman di arena >>olah >> >raga yang >> >dipsonsori oleh rokok Marlboro. AR menonton acara itu duduk berdampingan >> >dengan bos rokok Marlboro. Agak aneh memang, ngapain AR ada disitu >>bersama >> >bos Marlboro) >> >Dengan dilaksanakannya SK baru itu, maka harga rokok Marlboro menjadi >> >turun sebagai akibat dari penurunan beban cukai sekitar 5% bagi >>Marlboro. >> >Harga >> >turun berarti terjangkau dibeli, menjadi tambah laku. Bayangkan jika >>cukai >> >dinaikan 100%, maka agar Marlboro tetap untung, harga jual rokok >>Marlboro >> >juga akan naik 100%. Tentunya pembeli Marlboro akan menjadi sangat >> >berkurang jika semula harganya Rp. 4000 (?), tiba-tiba menjadi Rp.8000. >>Di >> >sisi lain terdapat kenaikan beban cukai 100% bagi beberapa produsen >>rokok. >> > >> >Menurut saya: dengan membuat SK ini, kubu AR mendapatkan dua keuntungan >> >(1)dapat uang (2) implisit dengan SK ini AR mengharapkan adanya >> >gejolak-gejolak mengingat pabrik-pabrik rokok biasanya mempekerjakan >>buruh >> >yang banyak. Bagi perodusen rokok yang dikenakan beban cukai tinggi, >>tentu >> >akan mengalami kesulitan bahkan mungkin bangkrut. Jika bangkrut dan >> >terjadi PHK tentu bisa menimbulkan gejolak sosial, khususnya di >> >daerah-daerah >> >dimana terdapat banyak buruh rokok. >> > >> >Demikianlah sepak dupak sang Ketua MPR RI yang selalu "manis", >>"reformis" >> >dalam tutur katanya. Betulkah begitu yang diperbuat dan dimaui AR? Bisa >> >ya,bisa tidak. Kalaupun ya� juga sulit dibuktikan, tapi rasa-rasanya >> >YA��..sangat mungkin ! >> > >> >Minggu lalu saya ke bea cukai dan bertemu dengan konseptor/pembuat >> >SK.Menkeu >> >tersebut. Dia mengatakan bahwa SK itu memang tidak benar, dan telah >> >menyimpang dari konsep yang dia (Bea Cukai) buat. Menurutnya masalah >>cukai >> >tembakau itu sudah menyangkut masalah politik. "Masalahnya sudah >>politis, >> >saya tidak bisa apa-apa" demikian katanya. Ketika saya coba desak >>"Politis >> >bagaimana?" Dia hanya mengatakan "Jangan tanya itu deh.. saya hanya >> >menjalankan tugas". Menurut dia, untuk menerbitkan 1 SK itu, Bea Cukai >> >telah mengajukan konsep hingga 73 alternatif namun akhirnya yang resmi >> >menjadi SK adalah versi Menkeu Bambang Sudibyo. Menurutnya, pihak Menkeu >> >selalu memotong usulan dari bea cukai. >> >Saya menduga masalah politis yang dia maksudkan adalah menyangkut sepak >> >terjang Amin Rais yang menyetir Bambang Sudibyo. >> > >> >Majalah Prospektif Edisi 6 Maret 2000 (No.18/Thn. II) telah memuat >>masalah >> >cukai ini sebagai berita utama dengen cover-nya foto Amien Rais yang >> >bertuliskan AMIEN RAIS "TERLILIT" CUKAI. Diantaranya ditulis bahwa PT. >> >BAT - (produsen rokok kaliber dunia), untuk kepentingan usahanya telah >> >mendekati Guruh Sukarno Putra dan Amien Rais melalui kedok Festival >>Music >> >MIDEM di Cannes Perancis 23-27 Januari lalu, dan di acara inilah mereka >> >berdua dipertemukan dengan bos besar BAT di London. Semua biaya >> >keberangkatan/tiket dan akomodasi Amien dan Guruh ditanggung oleh BAT. >> >Dalam >> >wawancaranya Amien mengakui : "Saya memang bertemu petinggi BAT di >>London". >> > >> >Sayangnya majalah Prospektif tidak banyak yang baca, sehingga berita >>Amien >> >ini tidak begitu bergaung. Anda akan menggaungkan?�.. >> > >> >(sekian email yg saya terima dari seorang kawan, mau percaya atau >> >tidak terserah Anda !) >> > >> > >> > >> >Best regards, >> > Lingkar mailto:[EMAIL PROTECTED] >> > >> > >> >>________________________________________________________________________ >>Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com >> >> >>------------------------------------------------------------------------ >>Failed tests, classes skipped, forgotten locker combinations. >>Remember the good 'ol days >>http://click.egroups.com/1/4053/9/_/2390/_/960151441/ >>------------------------------------------------------------------------ >> >>===== Petunjuk Milis Lingkungan =========== >> >>Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa >> >>Berlangganan : [EMAIL PROTECTED] >> >>Berhenti Langanan : [EMAIL PROTECTED] >> >>===== Motto:Lestari dan berseri Indonesiaku ====== >> > ________________________________________________________________________ Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
