>From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
>On Mon, 19 Jun 2000, Bambang Sumantri wrote:
>
> > Tak kira kok pada pesen tempat. Ya sukur-sukur bisa sampai jadi manteri,
> > gitu lho mbah. Sak tidaknya, ya, bolehlah sekedar legislator belaka. 
>Cukup.
> > kalau masih mbleset, ya bisalah jadi inner circle untuk dapat ganjaran
> > proyek-proyek enteng-entengan yang tak butuh profesionalisme tinggi. 
>Kalau
> > masih nggak nyantol juga, ya haraplah bisa dianggap sebagai tokoh, lalu
> > mendapetken undangan sono-sini, makan gratis dapat angpao.
>
>WAM:
>Tul.
>Lha denmas Hikam yang sekarang jadi Menristek plus pimpinan ku, apa ya
>dilirik Gus Dur kalau saja dia diem nggejeglek di LIPI? Nek untung ya bisa
>jadi menteri.
>

Cuma kadang-kadang rada kenekad-en. Lemparan pendapat pertama masih lumayan. 
Yang kedua ketiga, masih rada bagus. Ndilalah waktunya gerbong kabinet 
berangkat kok nggak keangkut, maka yang keluar pating blawur, super ngawur. 
Ndilalah pula, yang kecangking kok ketahuan cuma modal sembur abab nan tak 
berbobot pula. Maka sang masinis pun lalu bingung nguncal-uncalken para 
mantri, dan nyaut-nyaut sepanjang perjalanan. Penumpang mana nggak 
megap-megap? Belum para mereka yang tidak senang sama gerbong tersebut, yang 
main lempar batu, persis seperti kereta api yang ngangkut bonek pas liwat 
semarang dulu itu. Cilono... (so what?)
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke