Apa perkataan "apa saya mampu" memberi arti bahwa yang mengucapkan itu "tidak
mau" ataukah mungkin sebagai pernyataan sikap merendahkan diri atau mungkin
juga romo menjawabnya dengan melihat pada "kemampuan dia sebagai manusia biasa"
yang memang tidak punya kemampuan kecuali bergantung sepenuhnya kepada yang
Maha Kuasa?
Hanya yang bersangkutan yang bisa memberikan jawaban apa yang dimaksud dengan
"apa saya mampu?".
Terima kasih.
JM
______________________________ Reply Separator _________________________________
Subject: RE: [Kuli Tinta] FW: S.O.S!!! + URGENT !! Pray for Ambon
Author: [EMAIL PROTECTED] at Internet
Date: 26/07/2000 9:38 AM
On Wed, 26 Jul 2000, Frijnk Zillaanz wrote:
> From: "Benny" <[EMAIL PROTECTED]>
> Walaupun saya percaya nobody's perfect. mohon klarifikasi kebenaran berita
> ini. Saya nggak yakin dan seribu kali nggak yakin seorang romo yang tugasnya
> ke bidang kerohanian semata dan tidak mementingkan duniawi bersikap
> demikian. Mungkin saudara WAM salah tangkap atas tayangan tersebut dan akan
> kita coba klarifikasi ke yang bersangkutan. Mungkin persepsi yang salah ini
> juga turut memperkeruh suasana.
> Dan saya juga nggak yakin, hanya karena sikap Romo tersebut timbul laskar
> jihad.
> ---------------
> Bapak Wisnu pernah menulis protes di milis ini, atas sikap Romo Magnis yang
> ketika diwawancarai oleh sebuah stasiun tivi, manakala Romo ditanya, apakah
> (kalau tak salah kutip, nih) Romo bersedia untuk menyelesaikan peristiwa
> Ambon. Jawaban yang diberikan oleh Romo (dan ini yang diprotes oleh bapak
> Wisnu) adalah 'apakah saya mampu ?'
> begicu...
WAM:
Anda benar sekali, bung Frijnk.
Buat bung Benny, kalau saya tak salah ingat, acara itu diadakan Anteve,
dengan moderator bung Imam (UI). Saya menganggap jawaban romo Magnis (apa
saya mampu?) hanya sebagai cara menghindar. Kenapa dia tidak menjawab
_mau!_. Rasanya jahat sekali menolak permintaan tolong untuk
menyelamatkan nyawa-nyawa yang (mungkin sekali) masih berkesempatan hidup.
Untung sekali, saya belum pernah dengar romo Magnis (sekarang) minta
tolong. Jika dengar, ingin rasanya saya _menertawakan_ orang ini. Kenapa
dulu dia begitu sombongnya ketika dimintai tolong?
Saya bukan tukang fitnah. Apa yang saya tulis adalah apa yang saya lihat
dan saya baca.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!