WAM:
Terima kasih atas kesediaanya. Namun, bukankah kita berdiskusi di sini?
Kenapa tidak anda sebut saja apa yang pernah dilakukan, kalau memang anda
tahu. That'll save us a lot of trouble.
Benny :
Akan sia-sia fren, seperti halnya engkau tidak percaya denga apa yang saya
katakan sebelumnya, about my family, about my religion. Lebih baik melihat
dengan mata kepala sendiri untuk membuktikannya. Bukankah anda mengatakan
kita dapat mengaku apa saja di milis ini karena tak ada yang dapat
membuktikannya.
WAM:
Saya yakin kok, tindakan romo Magnis (jika dia bersedia meredam konflik)
bukan suatu tindakan yang memperuncing suasana. Bahkan termasuk tindakan
yang amat baik. Justru yang membuat saya heran adalah _ketidakmauan_
beliau.
Benny :
Tolong diperjelas kalimat ini, agak bertentangan saya menangkapnya. Mungkin
yang lain bisa memberi pengertian yang lebih tepat.
> Benny :
> Kasus ini mungkin, oleh orang yang lebih berkompeten untuk menjawabnya.
WAM:
Siapa yang berkompeten? Tidakkah kita, dengan dasar berita di media,dan
setidaknya untuk diskusi di sini, pantas dibilang kompeten?
Menakutkan ya bung, mengakui bahwa kelompok kita juga dapat berbuat salah?
Benny :
Sama seperti halnya di NU dan Muhammadiah, bila masing-masing pemeluk
menghormati kepercayaan yang lain, dia tidak akan berani menjelaskan sesuatu
yang belum dipahaminya betul-betul. Selain itu saya tidak mengetahui persis
berita sebenarnya.
WAM:
Teorinya dan idealnya memang begitu. Tapi saya tidak percaya. Kalau pihak
yang merasa _unggul_ tidak mau juga menghentikan kekerasan, hanya
pembalasan kekerasan yang akan menghentikan kekerasan. Di Maluku dan di
Poso hal itu terjadi. Dan nggak cuma di kedua tempat itu. Menyedihkan,
memang. Namun, adakah cara lain? Pada tataran teori dan keadaan ideal,
saya sepakat dengan anda. Dalam praktek, saya melihat kenyataan, hal itu
tidak mungkin dilakukan.
Benny :
Saya juga memang akan berpikir demikian sdr WAM dalam prakteknya akan sulit
mempraktekkan hal yang ideal tersebut. Saya sendiri juga mungkin akan sakit
hati apabila orang-orang terdekat saya dibunuh orang.
Tapi kita harus berusaha karena jalan untuk kedamaian itu memang sangat
sulit, tapi setidaknya kita mulai dari diri kita dengan tidak membenarkan
suatu kekerasan yang dibalas dengan kekerasan.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!