----- Original Message -----
From: reijkman karrountel <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, August 14, 2000 9:28 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] KAPAL SELAM
>
> On Mon, 14 Aug 2000 08:48:56 +0700 (JAVT), [EMAIL PROTECTED]
wrote:
>
> > On 11 Aug 2000, Jan MAMARIMBING wrote:
> >
> > > Ngak ada yang menuduh karena Anda sendiri katakan "ngak begitu
yakin".
> "Ngak
> > > begitu yakin" artinya ragu2 toh? Antara percaya atau tidak.
> >
> > WAM:
> > Apakah ragu-ragu itu identik dengan percaya?
>
>
> Ragu-ragu, jelas tak sama dengan percaya. Tetapi di ragu-ragu itu ada
> sepersekianpersen kepercayaan tersebut. sayangnya, kepercayaan tersebut,
> meski cuma sepersekian persen tadi, kok ya kepada 'kapal silem
berjendilan'.
> Mangkanya jadi lucu, dan rame.
>
>
>
Salah satu sifat org yg getleman adalah dng sportif bersedia mengaku salah.
Saya tdk ingin memberi penilaian secara khusus. Tetapi menilik dari posting
yg mula2 Bung WAM kirimkan ke milis ini, jika Bung WAM mau memakai logika yg
sederhana saja, maka tak mungkinlah cerita kapal selam berjendela dan kmd
jendelanya itu dibuka di dlm air, sampai kemasukan air, memang merupakan
cerita yg sangat tdk masuk akal. Pengarang cerita dongeng pun akan
beberapakali kalau mau membuat cerita yg demikian konyol. Jadi, sebenarnya
begitu membaca berita tadi (apabila benar2 Bung WAM mengutipnya dari sebuah
sumber -- kalau bisa tolong kasih tahu dari mana) WAM sdh mesti bisa
berkesimpulan bhw ini cerita yg terlalu dibuat-buat. Tdk mungkin terjadi.
Jadi jelas bohong. Wong, cerita yg begitu nggak masuk akal kok masih pake
ragu2 lagi?
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!